Nusantara

‎Pra Musrenbang Cubadak Tengah Matangkan Prioritas Pembangunan 2027-2028, Sulhaddi Tekankan Program Harus Berdampak bagi Masyarakat

‎Wali Nagari Cubadak Tengah, Drs. Sulhaddi, saat membuka secara resmi acara pra musrenbang

‎
‎Pasaman (Dua Koto), desernews.com
‎‎Pemerintah Nagari Cubadak Tengah, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, terus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan melalui pelaksanaan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) yang digelar di Gedung Serba Guna Lantai II Kantor Wali Nagari Cubadak Tengah Jumat(2/10/2026)
‎
‎Kegiatan tersebut menjadi bagian penting sebelum pelaksanaan Musrenbang Nagari yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026. Pra Musrenbang dilakukan sebagai forum awal untuk menyatukan persepsi sekaligus menelaah kembali berbagai usulan pembangunan yang telah dihimpun melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari.
‎
‎Pra Musrenbang dihadiri langsung Wali Nagari Cubadak Tengah Drs. Sulhaddi, Ketua Bamus beserta anggota, perwakilan Camat Dua Koto, Bhabinkamtibmas Aiptu F. Zalukhu, pendamping nagari, tim penyusun RKP, para Kepala Jorong Batang Tuhur dan Sentosa, Afjuar dan Jusni, pengurus serta unsur manajemen Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Ketua TPP Nagari Cubadak Tengah, tokoh masyarakat, dan sejumlah undangan lainnya.
‎
‎Dalam sambutannya saat membuka acara Pra Musrembang tersebut, Wali Nagari Cubadak Tengah Drs. Sulhaddi menjelaskan bahwa Pra Musrenbang memiliki posisi strategis dalam memastikan proses perencanaan pembangunan tidak sekadar mengakomodasi banyaknya usulan, tetapi mampu menghasilkan program yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat.
‎
‎Menurut Sulhaddi, pelaksanaan Pra Musrenbang bukan dimaksudkan untuk mendahului keputusan Musrenbang, melainkan sebagai forum untuk melakukan telaah awal terhadap berbagai usulan yang telah disusun oleh tim RKP.
‎
‎“Pra Musrenbang ini kita laksanakan agar sebelum Musrenbang definitif, kita sudah mempunyai gambaran dan kesepahaman mengenai usulan mana yang menjadi prioritas. Bukan berarti kita mendahului keputusan Musrenbang, tetapi kita melakukan penyaringan dan pembahasan awal agar pelaksanaan Musrenbang nanti lebih terarah,” ujar Sulhaddi.
‎
‎Ia menambahkan, Musrenbang merupakan forum bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Karena itu, diperlukan persiapan matang agar pembahasan tidak berkembang tanpa arah dan setiap usulan dapat dipertimbangkan berdasarkan skala kebutuhan masyarakat secara objektif.
‎
‎Sulhaddi menegaskan, Pemerintah Nagari Cubadak Tengah berkomitmen mengedepankan prinsip pembangunan yang efektif, realistis dan memiliki manfaat luas.
‎
‎“Prinsip kita untuk tahun 2027 tidak perlu terlalu banyak kegiatan. Yang paling penting adalah kegiatan tersebut benar-benar dibutuhkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Cubadak Tengah,” tegasnya.
‎
‎Menurutnya, dari berbagai usulan yang telah masuk dalam RKP, diperlukan proses seleksi berdasarkan tingkat urgensi dan manfaatnya bagi masyarakat. Dengan demikian, anggaran dan sumber daya nagari dapat diarahkan kepada program-program yang memiliki dampak nyata.
‎
‎Ia berharap seluruh peserta Pra Musrenbang dapat memberikan pandangan secara konstruktif sehingga pada Musrenbang yang akan datang, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan telah memiliki pemahaman yang sama terhadap arah pembangunan Nagari Cubadak Tengah.
‎
‎“Dari sekian banyak usulan, tentu harus kita lihat mana yang paling dibutuhkan masyarakat secara keseluruhan. Besok pada Musrenbang, kita harapkan sudah dapat menetapkan bersama rencana pembangunan Nagari Cubadak Tengah untuk tahun 2027 serta arah perencanaan untuk tahun 2028,” katanya.
‎
‎Dalam forum tersebut, Ketua Bamus beserta anggota, perwakilan Camat Dua Koto, Bhabinkamtibmas, unsur KDMP, tokoh masyarakat serta peserta lainnya juga turut menyampaikan pandangan dan masukan.
‎
‎Pembahasan berlangsung secara partisipatif dengan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai dasar utama dalam menentukan skala prioritas pembangunan.
‎
‎Pelaksanaan Pra Musrenbang tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Pemerintah Nagari Cubadak Tengah di bawah kepemimpinan Drs. Sulhaddi untuk membangun tata kelola pemerintahan nagari yang lebih terencana, terbuka dan partisipatif.
‎
‎Dengan adanya forum pendahuluan tersebut, diharapkan Musrenbang Nagari Cubadak Tengah pada 5 Oktober 2026 dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan kesepakatan pembangunan yang benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat.
‎
‎Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Nagari Cubadak Tengah untuk memastikan setiap program pembangunan tidak hanya tercatat dalam dokumen perencanaan, tetapi mampu diterjemahkan menjadi kegiatan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close