Program 5S Dinas Pendidikan Pasaman Mulai Membudaya di Sekolah, SMPN 3 Dua Koto Jadi Contoh Nyata

Pasaman, desernews.com
Program penerapan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) yang digagas oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman yang baru, Muslim, M.Pd, mulai menunjukkan dampak positif dan nyata di seluruh satuan pendidikan.
Program ini diterapkan secara menyeluruh mulai dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP di Kabupaten Pasaman.
Budaya positif tersebut terlihat terus berlanjut dan berjalan dengan baik di SMP Negeri 3 Dua Koto di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Feri Famieo, S.Pd.
Sekolah ini menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan implementasi program 5S dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan.
Pantauan wartawan di sekolah tersebut pada Selasa, 3 Pebruari 2026 pagi pukul 07:15 terlihat suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan. Wakil Kepala Sekolah Meimirzal SPd bersama Inal Ariskan para guru dan tenaga pendidik lainnya tampak antusias berdiri di gerbang sekolah, menyambut para peserta didik dengan senyum dan salaman saat mereka datang ke sekolah.
Pemandangan ini mencerminkan tumbuhnya budaya saling menghormati antara guru dan murid.
Kepala SMPN 3 Dua Koto, Fery Pamio, S.Pd, menegaskan bahwa program 5S yang dicanangkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman harus didukung sepenuhnya oleh seluruh insan pendidikan.
Menurutnya, program ini sangat baik dan strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak dan beretika.
“Program yang diterapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman wajib kita dukung bersama. Ini adalah program yang sangat baik untuk membentuk generasi muda yang berakhlak dan beretika,” ujarnya.
“Karena setinggi apa pun ilmu seseorang, jika tidak dibarengi dengan akhlak yang baik, maka ilmu tersebut tidak akan ada artinya,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak, baik guru, orang tua, maupun masyarakat, untuk bersama-sama mendukung program 5S ini agar terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Program 5S dinilai sebagai langkah mulia dan menyentuh, karena menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini di lingkungan sekolah.
Dengan penerapan yang terus dijaga, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Pasaman mampu melahirkan generasi yang cerdas, beretika, beradab, dan berkepribadian luhur.(H.Eddi Gultom)




