Nusantara

Kapolsek Panti Edukasi Siswa SDN 06 Ampang Gadang tentang Bahaya Bullying, Bentuk Kepedulian Polri terhadap Dunia Pendidikan

‎Kapolsek Panti, Iptu Arifin SH, saat memberikan penyuluhan tentang larangan lerundungan (bulliying) di SDN 06 Ampang Gadang.

‎
‎Pasaman (Panti), desernews.com
‎‎Upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan bebas dari praktik perundungan (bullying) terus mendapat perhatian jajaran Kepolisian Resor Pasaman.
‎
‎Salah satunya melalui kegiatan edukasi dan pemaparan tentang bahaya bullying yang dilaksanakan Kapolsek Panti, IPTU Arifin, SH, bersama jajaran di SD Negeri 06 Ampang Gadang, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Jumat (18/9/2026).
‎
‎Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut diikuti Kepala SD Negeri 06 Ampang Gadang, majelis guru, para siswa dan siswi, serta jajaran Polsek Panti.
‎
‎Kapolsek Panti IPTU Arifin, SH didampingi Kasium Polsek Panti BRIPKA Aldedi Putra Dika tampil memberikan pemahaman kepada para peserta didik mengenai bullying dan berbagai dampak yang dapat ditimbulkannya.
‎
‎Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan Kepala SD Negeri 06 Ampang Gadang. Selanjutnya, Kapolsek Panti memberikan sambutan sekaligus menyampaikan materi mengenai bullying kepada para siswa.

Para Guru, Kepala Sekolah, Tendik SDN 06 Ampang Gadang foto bersama Kapolsek Panti, Iptu Arifin SH, usai acara penyuluhan tentang larangan perundungan (bulliying).

‎

Dalam pemaparannya, jajaran Polsek Panti memberikan pemahaman bahwa bullying bukan sekadar tindakan bercanda di antara sesama anak, tetapi dapat menjadi persoalan serius apabila dilakukan secara berulang dan menimbulkan tekanan maupun kerugian terhadap korban.
‎
‎Karena itu, para siswa diharapkan mampu membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga ucapan serta tindakan, dan berani menyampaikan kepada guru maupun orang tua apabila menemukan atau mengalami tindakan perundungan.
‎
‎Kehadiran Kapolsek Panti di tengah-tengah lingkungan sekolah juga menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi mencakup langkah-langkah preventif melalui pendidikan dan pembinaan generasi muda.
‎
‎Pendekatan edukatif semacam ini menjadi penting karena sekolah merupakan salah satu ruang strategis dalam membentuk karakter anak. Lingkungan belajar yang sehat akan membantu peserta didik tumbuh dengan rasa aman, percaya diri dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
‎
‎Langkah Kapolsek Panti IPTU Arifin, SH tersebut patut diapresiasi sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan serta edukasi kepada generasi penerus bangsa.
‎
‎Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman AKBP Adiwara Permana Anggawisastra, SIK, jajaran Polres Pasaman terus didorong untuk mengedepankan pendekatan yang humanis, preventif dan edukatif dalam menjalankan tugas kepolisian. Sinergi antara kepolisian, sekolah, guru dan orang tua menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang pendidikan yang kondusif.

Para Siswa SDN 06 Ampang Gadang sedang tekun mendengarkan arahan dari Kapolsek Panti, Iptu Arifin SH.

Kegiatan di SD Negeri 06 Ampang Gadang tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan bersama. Polisi, pihak sekolah, keluarga dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang saling melengkapi dalam memastikan anak-anak memperoleh hak untuk belajar dan berkembang dalam suasana yang aman serta bermartabat.
‎
‎Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa SD Negeri 06 Ampang Gadang tidak hanya memahami bahaya bullying, tetapi juga mampu menjadi bagian dari terciptanya budaya sekolah yang mengedepankan persahabatan, persaudaraan, toleransi dan saling
‎ menghargai.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close