Daerah

Penyakit Mulut dan Kaki, Lumpy Skin Disease Mulai Menyebar ke STM Hulu

Hewan ternak yang terserang penyakit

STM Hulu, desernews.com
Warga Desa Tanjung Bampu, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara resah.

Karena penyakit mulut dan kuku (PMK) Lumpy Skin Disease (LSD) kini mulai menyerang ternak sapi milik mereka.

Para peternak sapi di kecamatan itu mengharapkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui dinas pertanian peternakan agar menurunkan tim penyuluhan dan vaksin mengenai PMK dan LSD yang mulai menyerang ternak sapi mereka.

Peternak hewan yang rentan diserang virus yang mematikan itu juga berharap kepada Polsek Tiga Juhar agar segera berkoordinasi dengan dinas peternakan dan upaya mencegah masuknya hewan ruminansia dari daerah lain ke stm hulu.

S br karosekali 39 tahun warga Dusun I, Desa tanjung bampu, Kecamatan Stm hulu, Kabupaten Deli Serdang, jumat (01/07/2022)

Hal itu diketahui pada tgl 23 juni 2022 dari mulut dan hidung sapinya mengeluarkan lendir, tidak kuat berdiri dan tidak mau makan seluruh badan nya benjol benjol. Kondisi sapi sangat lemah dan lagi hamil.

Karena kawatir dengan penyakit nya agak aneh ibu S karosekali langsung menghubungi mantri hewan dari dinas peternakan yang bernama jul sembiring dan telah diberi suntikan anti biotik dan vitamin sebanyak dua kali penyuntikan pada hari kamis dan hari minggu 23 dan 26 juni 2022 lalu

dari keterangan manteri hewan, jenis penyakit ini adalah LSD dapat menular kepada ternak lain dan meminta supaya dikarantina agar tidak menyebar ke ternak lainnya dan untuk vaksin PMK dan LSD belum ada masuk kedinas jelasnya. Dari inpormasi mantri hewan juga kita dapatkan bahwa ternak sapi di dusun I tanjung bampu sudah terserang PMK. berkisar 28 ekor ini disebab kan kepala dusun l kemaren ada tukar tambah lembu yg didatangkan dari daerah galang jelas mantri hewan . Dan ini kesalahan besar bagi kadus .sudah tau wabah pmk dan sudah di intruksikan oleh pemerintah kepada semua jajarannya malah membeli sapi dari luar daerah lagi katanya lagi.

Evelin H Sihombing SP.M.SI K UPT BP3 wilayah Vlll saat dikonfimasi oleh awak media melalui sambungan telepon menyampikan bahwa vaksin PKM sudah ada diprovinsi dan akan di suntikkan kepada ternak sapi yang sudah terdata tetapi vaksin tersebut khusus untuk sapi perah jawabnya singkat. Sementara jenis sapi perah tidak ada di stm hulu.

Menurut S br karosekali, berbagai cara sudah ia lakukan untuk penyembuhan ternak sapinya. Mulai dari suntik vaksin sampai memberi jamu dan telor dan tambahan anti biotik amoxilin di lakukan.

“Tetapi sampai pada hari ini belum ada perkembangan apalgi sekarang ankanya baru berumur 4 hari tidak mendapat asupan susu dari induknya karena puting susu ibunya juga bengkak dan benjol benjol. Terpaksa kita lakuka pemberian susu kemasan pada anaknya tesebut. kita sangat berharap bimbingan dari dinas peternakan deli serdang memberikan penyuluhan dan pemberian vaksin kepada masyarakat peternak di stm hulu Ditambahkan S Br karosekali ”

“Ditempat terpish kapolsek Tiga juhar IPTU KENEDY SITOMPUL saat diminta tanggapan mengenai pengawasan adanya transaksi tukar tambah sapi yang masuk dari luar daerah ke stm hulu , “Kapan itu pak. Kami belum ada menerima inpormasi adanya PMK di stm hulu . mengenai pengawasan kami sudah berkoordinasi dengan muspika dan telah menyampaikan kepada seluruh pemerintahan desa agar bersama mengawasi dan mencegah keluar masuk nya sapi dari dalam dan luar daerah. Dan menghimbau agar setiap menjual sapi harus ada suket dari dokter atau mentri hewan.” Jelas kapolsek STM HULU.

Kami masyarakat stm hulu berharap kepada pemerintah daerah BUPATI deli serdang dan pihak Polsek tiga juhar sesuai dengan intruksi kapolri 11 mei 2022 menangani dengan serius karena merupakan KLB ( kejadian luar biasa )pada ternak sapi Apalagi menjelang Idul adha begini ditambahkan masyarakat lainnya.(01/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close