Pemko Tebingtinggi Bersama Bulog Sumut Gelar Pasar Pengendalian Harga

Tebingtinggi, desernews.com
Harga beras tembus Rp. 70.000,- per 5 kg di Kota Tebingtinggi, membuat warga kelimpungan, terutama masyarakat kelas bawah dan kaum termajinalkan.
Beberapa ibu rumahtangga yang ditemui wartawan desernews.com menyebutkan, kondisi ini sudah berlangsung sejak dua tiga pekan ini.
“Kami tak mengerti, kenapa bisa secepat ini terjadi kenaikan harga beras, apakah pemerintah tidak bisa mengantisipasinya?,” ucap seorang ibu rumahtangga dengan nada prihatin.

Perhatian Pemko T. Tinggi
Untuk mengendalikan kenaikan harga beras sangat signifikan sejak beberapa minggu lalu, hingga hari ini, Rabu (13/9/2023) dan sudah menembus harga Rp 70.000,- per 5 kg untuk beras medium, Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM bekerjasama dengan PT. Perum Bulog Cabang Medan, kembali menggelar Pasar Pengendalian Harga (PPH), Rabu (13/9) di Lapangan Merdeka Kota Tebing Tinggi.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, tanggal 13 dan 14 September 2023, pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB, menyediakan beras medium kemasan 5 Kg dengan harga Rp. 53.000,-.
Dalam Kesempatan itu, Pj. Wali Kota Tebing Tinggi, Drs. Syarmadani, M.Si, berkesempatan hadir meninjau penyelenggaraan Pasar Pengendalian Harga, di Lapangan Merdeka.
Pj. Walikota menyampaikan, bahwa PPH ini digelar khusus beras, mengingat harga beras mengalami kenaikan yang siginifikan.

Kenaikan harga beras telah terjadi sangat signifikan, sehingga kalau sebelumnya Pemko menjual masih diharga Rp. 45.000 per 5 kg, sekarang di harga Rp. 53.000 untuk 5 kg.
“Karena memang harga beras, di pasaran sedang mengalami kenaikan. Negara produsen beras saja, sudah menahan eksport-nya, sehingga pemerintah mengeluarkan stok Bulog yang ada, untuk kebutuhan rakyat, karena memang diperlukan. Bapak Presiden juga sudah memerintahkan, agar segera melakukan operasi pasar,” jelas Pj. Wali Kota.
Dikatakan Pj. Wali Kota, PPH ini akan diselenggarakan selama 2 hari, (13 dan 14/9), yang mana untuk hari ini disediakan sebanyak 10 ton dan esok hari, 20 ton beras jenis medium.
Sementara, Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Zahidin, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan, bahwa PPH ini merupakan salah satu upaya Pemko Tebing Tinggi untuk mengendalikan harga beras.
“PPH ini adalah upaya bersama dari pemerintah, yang mana penyumbang inflasi terbesar saat ini adalah beras, jadi kita laksanakan Pasar Pengengendalian Harga ini khusus untuk beras,” ungkap Zahidin, S.Pd., M.Pd.
Lanjutnya, apabila harga beras, masih mengalami kenaikan, pihaknya berencana akan kembali menggelar PPH.
“Kemungkinan di minggu depan, PPH ini juga akan kita laksanakan. Kita mohonkan kepada Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan untuk aktif memberitahukan warganya,” tutup Zahidin, S.Pd., M.Pd. (Sty)




