Daerah

Pemko Tebingtinggi Adakan Tabligh Akbar dalam Rangka Memperingati 1 Muharram 1445 H

Pj. Walikota Drs. Syarmadani, Msi: Semangat mengaktualisasikan diri kearah yang lebih baik

Tebingtinggi M. Syahirwan ketika memberikan santunan kepada 10 anak yatim.(foto/narasi : H. Suhartoyo, QIA).

Tebingtinggi, desernews.com
Pj. Walikota Tebingtinggi Drs. Syarmadani mengatakan, Perayaan 1 Muharram 1445 H, harus menjadi momentum mengaktualisasikan diri untuk perbaikan kearah yang lebih baik.

Selain itu, saya mengajak masyarakat Islam terutama alim ulama agar lebih memberi perhatian dalam pembinaan moral umat agar terhindar dari segala hal yang tidak baik.

“Akhirnya, selamat memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H, semoga Allah SWT memberi petunjuk dan bimbingan pada kita semua,” ucap Pj. Walikota dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Asisten Umum Pemko Tebingtinggi Muhammad Syahirwan, S.KM, M.Kes.

Acara Tabligh Akbar didahului dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qori dan qoriah, do’a, Laporan Ketua Panitia H. Aidil, SE, Sambutan Ketua MUI Drs. H. Achyar Nasution, Sambutan Pj. Walikota diwakili Asisten Umum M. Syahirwan, pemberian Santunan kepada 10 anak yatim dan diakhiri dengan Tausiah oleh Ustad Hasbi Al Mawardi, S.Ag, MA dari Medan, bertempat di Mesjid Agung Jln. Yos Sudarso, Kamis (27/7).

Ketua MUI Kota Tebingtinggi Drs. H. Achyar Nasution dalam sambutannya mengatakan jangan kita suka membuat fitnah dan mencaci orang lain, karena hal tersebut tidak sesuai dengan kaidah agama Islam.

Sementara itu, ketika memulai tausiahnya Ustad Hasbi Al Mawardi merasa heran karena peserta tabligh Akbar dikiranya adalah Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu dari Majelis Taqlim, nyatanya hampir 85 persen dari sekitar 200 an hadirin adalah Siswa SMP dan SMA yang dimobilisir Kepala Sekolah masing-masing.

Ustad Hasbi dari Medan ketika memberikan tausiah dihadapan anak-anak sekolah.(foto/narasi : H. Suhartoyo, QIA).

“Kupikir ibu-ibu majelis taqlim yang ada dihadapanku, rupanya anak-anakku semua yang datang, tak apalah, bapaknya lagi kerja, ibunya lagi masak,” canda Ustad Hasbi.

Pada bagian lain tausiahnya, Ustad Hasbi banyak memberikan ceramah kepada anak-anak agar menjadi generasi muda yang berguna dan berakhlaq mulia.

“Kalau perempuan nantinya cari pasangan pria yang pandai azan, sedang pria mencari pasangan perempuan yang hafal Al-Qur’an. Bisakan anak-anak,” tanya Ustad Hasbi dan dijawab serentak oleh anak anak ,”Bisaaaaa paak,”.

Dikatakan Ustad Hasbi, bulan Muharram adalah salah satu bulan istimewa, karena termasuk salah satu bulan al-asyhur al-hurum atau bulan bulan yang dimuliakan, selain Dzulhijjah, Rajab dan Dzulqaidah.

“Keutamaan Muharram tercantum dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 36. Bulan ini merupakan salah satu bulan yang mulia, dimana dalam bulan Muharram merupakan salah satu bulan dilarang melakukan peperangan,” sebut Ustad Hasbi diakhir tausiahnya dan ditutup dengan do’a. (H. Suhartoyo, Qia)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close