Tausiah Arisan Haji Kloter 2023 : Membahas Manfaat Puasa 6 Hari Bulan Syawal

Tebingtinggi, dessernews.com
Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan, kemudian diikuti enam hari pada bulan Syawal, maka pahalanya sama dengan puasa satu tahun (HR. Muslim). Itulah salah satu Manfaat Puasa 6 Hari Bulan Syawal.
Hal itu disampaikan Ustadz Ahmad Syarif, SAg, dalam tausiahnya pada acara Arisan Jemaah Haji Kloter 04 Tahun 2023 Kota Tebingtinggi, Minggu (28/04/2024) di Rumah H. Aidil, SE, MM, Jln. Ahmad Bilal Gang Hindun, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi.

Selanjutnya dikatakan ustadz, Manfaat Puasa enam hari, pada bulan Syawal termasuk puasa sunnat. Rasulullah SAW sangat menganjurkannya, sampai dalam hadits di atas, pahalanya sama dengan pahala satu tahun.
Manfaat Puasa 6 Hari Bulan Syawal, Abu Hurairah berkata : Pahalanya satu tahun, karena setiap hari pahalanya sama dengan puasa sepuluh hari. Tiga puluh hari ramadhan sama dengan tiga ratus hari ditambah enam hari bulan syawal sama dengan enam puluh hari, sehingga jumlah seluruhnya adalah tiga ratus enam puluh hari yakni satu tahun.

Hal ini, karena Allah berfirman : Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya. (QS. Al-An`am: 160). Puasa ini boleh dilakukan berurutan sejak tanggal dua syawal, sebagaimana pendapat Imam Syafi`i, atau boleh juga tidak berurutan yang penting enam hari pada bulan Syawal sebagaimana pendapat Jumhur ulama seperti Imam Waki` dan Imam Ahmad.
Di antara Manfaat Puasa 6 Hari Bulan Syawal ini, sebagaimana dituturkan Ibnu Rajab adalah sebagai berikut : Pertama, puasa enam hari pada bulan Syawal pahalanya sama dengan puasa satu tahun penuh sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas. Kedua, puasa pada bulan Syawal dan Sya`ban seperti shalat sunnat rawatib. Fungsinya untuk menyempurnakan kekurangan-kekurangan dalam shalat wajib.
Karena, kelak pada hari Kiamat, pahala wajib dapat disempurnakan dengan amalan sunnat. Ketiga, dengan puasa enam hari pada bulan Syawal di antara ciri puasa Ramadhannya diterima oleh Allah, karena apabila Allah menerima amal ibadah seseorang, Allah akan memudahkan orang tersebut untuk melakukan amal shaleh lainnya. Para ulama berkata : Pahala kebaikan adalah dengan kebaikan setelahnya.

Diakhir tausiahnya, Ustadz Ahmad Syarif berpesan, perjalanan hidup didunia sangat singkat, sebaiknya kita manfaatkan waktu sebaik mungkin. Waktu itu sangat singkat, maka pergunakanlah dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Ketua Arisan Haji H. Muhadi menyampaikan, agar pertemuan silaturahmi Haji ini, bisa berkelanjutan dan kehadiran anggota dapat ditingkatkan.
Penulis: H. Suhartoyo, QIA




