Nusantara

Muslim Dorong Transformasi Pendidikan Pasaman, Sekolah BANGKIT Jadi Instrumen Penguatan Mutu dan Integritas

Muslim SPd, MPd, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman.

‎
‎Pasaman (L. Sikaping), desernews.com
‎Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Muslim, S.Pd., M.Pd., terus mendorong transformasi tata kelola pendidikan melalui berbagai program strategis yang diarahkan pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kualitas satuan pendidikan, serta pembangunan ekosistem pendidikan yang berintegritas.
‎
‎Langkah tersebut sejalan dengan visi dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Pasaman yang semakin maju dan berdaya saing.
‎
‎Salah satu terobosan yang menjadi perhatian adalah implementasi Program Sekolah BANGKIT. Program ini dirancang sebagai kerangka kerja komprehensif yang mengintegrasikan berbagai aspek pembenahan sekolah, mulai dari peningkatan mutu dan kualitas pendidikan hingga penguatan integritas dalam tata kelola satuan pendidikan.
‎
‎Melalui Sekolah BANGKIT, pembenahan pendidikan tidak semata-mata dipandang dari aspek akademik, tetapi juga diarahkan pada terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, disiplin, berkarakter, transparan, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas kepada peserta didik.
‎
‎Di sisi lain, Dinas Pendidikan Pasaman juga mendorong percepatan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan. Puluhan sekolah telah diarahkan masuk dalam program revitalisasi, dengan jumlah yang telah mencapai sekitar 71 sekolah dan ditargetkan berkembang hingga 75 sekolah.
‎
‎Program tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak dan representatif. Dengan dukungan anggaran yang mencapai miliaran rupiah, revitalisasi diharapkan mampu menciptakan ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran secara optimal.
‎
‎Tidak kalah penting, Muslim juga memberikan perhatian terhadap aspek tata kelola pendidikan yang berintegritas. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membangun kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Pasaman, khususnya dalam bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
‎
‎Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aspek pendampingan hukum, kehati-hatian administrasi, transparansi, serta akuntabilitas dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan pendidikan.
‎
‎Dengan demikian, pengelolaan program diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target, tetapi juga memiliki landasan tata kelola yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
‎Dalam menjalankan agenda tersebut, Muslim juga terus membangun konsolidasi bersama pengawas sekolah dan kepala satuan pendidikan.
‎
‎Kolaborasi ini menjadi instrumen penting untuk memastikan kebijakan pendidikan daerah dapat diterjemahkan secara efektif di tingkat sekolah. ‎Konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi berbagai persoalan pendidikan, serta merumuskan langkah perbaikan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
‎
‎Kepemimpinan Muslim di Dinas Pendidikan Pasaman memperlihatkan pendekatan yang menempatkan peningkatan mutu pendidikan sebagai proses yang membutuhkan kerja bersama. Penguatan kualitas guru dan sekolah, pembenahan infrastruktur, tata kelola yang transparan, serta koordinasi lintas unsur menjadi satu kesatuan dalam membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan.
‎
‎Sementara itu, dukungan kebijakan dari Bupati Welly Suhery memberikan ruang bagi Dinas Pendidikan untuk bergerak lebih progresif dalam menjawab tantangan pendidikan di daerah. Sinergi antara kebijakan kepala daerah dan pelaksanaan teknis yang dilakukan jajaran Dinas Pendidikan menjadi modal penting dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten Pasaman.
‎
‎Dengan berbagai langkah tersebut, pembangunan pendidikan Pasaman tidak hanya diarahkan untuk mengejar capaian angka, tetapi juga membangun fondasi sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki integritas.
‎
‎Sekolah BANGKIT, revitalisasi satuan pendidikan, penguatan tata kelola, serta konsolidasi kelembagaan menjadi bagian dari ikhtiar besar Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam menyiapkan generasi masa depan.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close