Daerah

Kabupaten Serdangbedagai Miliki Potensi Sumber Daya Hayati

Bupati Sergai H. Darma Wijaya saat menaburkan bibit ikan gurame dikolam milik warga. (Foto : Rel)

Perbaungan, desernews.com
Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pemberdayaan usaha pembudidaya ikan skala kecil sekaligus peresmian Kampung Budidaya Gurame di Desa Suka Jadi, Kecamatan Perbaungan, Jum’at (11/8).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan, Kabupaten Sergai memiliki potensi sumber daya hayati dengan keanekaragaman yang cukup lengkap.

Hal ini bisa dilihat pada bagian barat wilayah kabupaten ini, yang berbatasan dengan kabupaten Simalungun, merupakan daerah dataran tinggi dan pada bagian timur merupakan daerah dataran rendah dan pesisir berbatasan langsung dengan perairan selat malaka.

Ia menyebut, sebanyak 24 sungai melintasi wilayah Tanah Bertuah Negeri Beradat yang sebagian besarnya bermuara di Selat Malaka.

Keberadaan sungai ini tentunya merupakan potensi sumber air untuk pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Sergai.

Bupati Serdangbedagai H. Darma Wijaya membuka tirai plank nama tanda diresmikannya Desa Suka Jadi Perbaungan sebagai Kampung Budi Daya Gurame. (Foto : Rel)

Potensi perikanan, khususnya perikanan budidaya di Kabupaten Sergai, terus dikembangkan dengan produksi terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya.

“Pada tahun 2022, produksi perikanan budidaya mencapai 61.336 ton, di mana 35.700 ton merupakan produksi perikanan budidaya air tawar dengan komoditi utama ikan patin, lele, gurami dan nila,” papar Bupati.

Selain daya dukung kondisi geografi, menurutnya, pengembangan sektor perikanan budidaya lebih optimal, tentu membutuhkan berbagai faktor utama lainnya, yang meliputi sumber daya manusia terampil, teknologi pendukung usaha perikanan budidaya serta sarana dan prasarana pengembangan perikanan budidaya.

Dijekaskan Darma Wijaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan turut ambil bagian dalam pengembangan perikanan budidaya di Sergai dengan mengalokasikan anggaran dana alokasi khusus (DAK) tahun 2023 yang diimplementasikan dalam bentuk bantuan benih ikan, benur udang, beserta pakan ikan.

“Selain itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menetapkan Desa Suka Jadi Kecamatan Perbaungan menjadi kampung perikanan budidaya gurame yang diharapkan dapat menjadi desa percontohan perikanan budidaya dan kedepannya bisa menjadi ikon Kabupaten Sergai,” katanya.

Bupati mengingatkan, kepada para penerima bantuan agar jangan sampai menjual barang-barang yang merupakan bagian dari bantuan pemerintah.

“Semoga penggunaan dan pemanfaatan bantuan ini bisa dimaksimalkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Dr. Claudia Evinta Siregar, SKM, M.Kes dalam laporannya mengungkapkan, berdasarkan DPA Diskanla Sergai tahun 2023, melalui program pengelolaan perikanan budidaya sub kegiatan penjaminan ketersediaan sarana pembudidayaan ikan sumber DAK fisik-bidang kelautan dan perikanan-penugasan dalam bentuk sarana dan prasarana pemberdayaan usaha pembudidayaan ikan yaitu 1 paket udang, 4 paket nila, 16 paket gurame, 2 paket patin, dan 3 paket gabus.

“Bantuan ini di serahkan kepada 26 kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) dari 8 kecamatan berupa benih ikan, benur udang, dan pakan.

Selain itu kami menyampaikan, berdasarkan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 111 tahun 2023 tentang “Kampung Perikanan Budidaya”, Desa Sukajadi Kecamatan Perbaungan telah ditetapkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Gurame Kabupaten Serdangbedagei,” jabarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Perbaungan Muhammad Fahmi, S.STP, M.AP, Ketua Dewan UKM Sergai Budi Sumalim SE, unsur Forkopimcam Perbaungan dan perwakilan Pokdakan se-Kabupaten Sergai.(Sty/Rel)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close