Lebih Sebulan Menghilang, Beru Pinem Ditemukan Penjala Ikan Mengapung di Aliran Sungai Lau Jandi

Tanah Karo, desernews.com
Sosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan penjala ikan mengapung dan nyangkut di bebatuan aliran sungai Lau Jandi Kecamatan Juhar Kabupaten Karo,Selasa (23/7/2024) sekitar pukul 14:00 wib.
Adanya temuan itu, masyarakat Desa Jandi Kecamatan Juhar, geger seketika sehingga kabar temuan itu berkembang kepada warga setempat dan langsung dilaporkan ke Polsek Juhar.
Mendapat laporan itu,Kapolsek Juhar, AKP A. Nainggolan, SH,bersama anggotanya langsung ke TKP untuk evakuasi mayat itu dan membawanya ke Puskesmas Juhar.
Setelah diperiksa, mayat tersebut diketahui bernama Heranisa Beru Pinem (35) warga desa Jandi Kecamatan Juhar.
Dijelaskan Kapolsek, bahwa mayat pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Robby Ginting (44) ketika dia sedang menjaring ikan tersangkut di potongan kayu dan batu di sungai itu.
“Saksi langsung melaporkannya ke Sekdes Desa Jandi Josep Sembiring dan diteruskan ke Polsek Juhar,” jelas AKP Nainggolan, Kamis (25/7/2024).
Dilanjutnya lagi, personel Polsek Juhar dan tim medis dari Puskesmas Juhar yang dipimpin Dokter Perpulungenta Purba dan lokasinya sangat curam.
Untuk melakukan evakuasi, mayat
dibungkus menggunakan plastik dan membawanya berkisar 300 meter mengikuti aliran sungai ke lokasi yang lebih mudah diakses.
“Mayat ditemukan dalam kondisi tanpa busana, kulit sebagian melepuh, gigi dan kuku beberapa sudah lepas, serta sudah mulai membusuk. Pemeriksaan medis awal tidak ada menemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Sedangkan pernyataan dari pihak keluarga, bahwa Heranisa Beru Pinem
ada mengalami gangguan kejiwaan dan telah meninggalkan rumah sejak 14 Juni 2024. Setelah selesai dari Puskesmas Juhar, keluarga meminta agar korban tidak dilakukan otopsi dan selanjutnya jenazah diserahkan ke pihak keluarga,” jelas AKP Nainggolan.(FS-Ring)




