Daerah

BNNK Karo Dan wartawan Gelar Workshop Di Hotel Sibayak Berastagi.Adlin Mukhtar Tambunan:Awas, Kita Harus Paham Dan Sadar Ancaman Bahaya Narkoba

Rekan Media bersama Kepala BNNK Karo Drs Adlin Muchtar Tambunan foto bersama (Foto/Ist)

Tanah Karo, Desernews.com

Dalam upaya untuk menekan peredaran dan penggunaan narkoba,Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo menggelar workshop penguatan kapasitas pada insan media guna mendukung dan tanggap terhadap ancaman narkoba yang diselenggarakan pada hari Kamis (7/10/2021) sekira pukul 09:00 wib dan dibuka langsung oleh Kepala BNNK Karo Drs.Adlin Mukhtar Tambunan bertempat di i Hotel Internasional Sibayak (HIS) Berastagi Kabupaten Karo.Untuk mendukung kegiatan tersebut,sebanyak 20 orang dari berbagai media yang melakukan peliputan diwilayah Kabupaten Karo turut serta hadir namun saat acara berlangsung tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Secara substansial,dalam acara tersebut dilakukan sosialisasi gerakan implementasi terhadap Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah kabupaten Karo dan mengajak semua rekan Media dan begitu juga masyarakat untuk mengantisifasi dan peredaran narkoba diwilayah masing-masing.

Adapun narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut yakni Liston Damanik Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan,Daud Sembiring ,SSTP,MSP Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Karo,Theopilus Suranta Tarigan,SSTP Kepala Bagian Perencanaan di Seketariat Daerah pemkab karo dan Esdras Idi Alfredo Ginting.

Dikesempatan itu Kepala BNNK Karo Drs Adlin Mukhtar Tambunan mengatakan ,bahwa peran serta masyarakat itu sangat diperlukan dalam pemberantasan peredaran narkoba karena nama narkoba tidak asing lagi bagi masyarakat karena namanya sangat familiar dan juga harus mengetahui kalau narkoba itu adalah racun dan merusak.Banyak masyarakat belum sadar sehingga dia tidak mampu menolak ajakan dari seseorang itu untuk mencobanya sehingga terjerumus kelembah narkoba.Tingginya penyalahgunaan narkoba di Tanah Air sehingga dinyatakan darurat narkoba sehingga kita sangat prihatin.”Mari kita secara bersama untuk memberantasnya “Ujarnya

Disambungnya lagi,Tanah karo sangat butuh adanya tempat untuk rehabilitasi terhadap pengguna narkoba,namun pihak kita sudah mengusulkan dan mensurvey Rumah Sakit lau Simomo Kecamatan Kabanjahe ,dan hal ini sudah kita usulkan kepada Pemprov Sumut dan kiranya Pak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dapat merealisasikannya.

Disambungnya lagi, bahwa P4GN tidak bisa hanya dilakukan oleh pihak BNN semata, tapi perlu dukungan dari semua pihak, terkhusus insan media baik dari media cetak maupun online. “Tanpa dukungan dari teman-teman media, P4GN akan sia-sia, karena para insan media memiliki peran yang sangat besar.Peredaran narkoba tidak bisa dideteksi secara manual dalam hal ini peran serta media termasuk radio sendiri dalam pencegahan peredaran narkoba adalah menyediakan dan menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkoba.

Sebagai insan media memiliki peran yaitu menyampaikan atau memberikan support dan informasi pada masyarakat tentang kinerja yang telah dilakukan oleh BNN Karo dalam hal penanggulangan narkoba, sehingga masyarakat teredukasi dengan sendirinya,” ujarnya.

Sementara Liston Damanik menyampaikan materi tentang salah satu jenis tulisan jurnalistik berisi perpaduan berita dan opini tentang narkoba yang mengandung human interest, dan bergaya penulisan sastra (jurnalisme sastrawi) Feature disebut juga karangan khas, feature article, dan feature story sehingga sangat menarik bagi pembaca, otomatis masyarakat tercerahkan, kata dia.

Liston juga memaparkan, tulisan feature yang paling populer, seperti kisah nyata, kisah perjalanan, tips, dan biografi dan gaya tulisan Feature itu bertutur atau bercerita (story telling),misalnya liputan media tentang kisah nyata pecandu narkoba, perjalanan penyuluh BNN Kabupaten Karo kepada masyarakat Kabupaten Karo ini “Jelasnya.(Ring).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close