Kasihan, Pak Pairun Terjatuh dari Sepeda Motor Didepan SPBU Galang Kota

Galang, desernews.com
Pak Pairun, 62 tahun penduduk lingkungan III, Kelurahan Galang Kota, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (25/08/2021), terjatuh dari kenderaan sepeda motornya saat melintas di depan SPBU Rian Perkasa jalan Perintis Kemerdekaan Galang Kota.
Ketika itu, Pak Pairun dari Desa Tambak Cekur, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai hendak pulang ke rumahnya di Galang Kota. Ia berboncengan dengan anaknya.
Namun sampai di jalan lintas provinsi, tepatnya di depan SPBU Rian Perkasa Galang Kota, kondisinya rusak parah. Selain berlubang, juga digenangi air. Sehingga Pak Pairun terperosok dan terjatuh.
Lutut kaki kanannya mengalami luka. Sedangkan sepeda motor bit nya terpaksa di sorong ke bengkel karena tak hidup saat di statar. Diduga businya kemasukan air.
Reaksi Cepat Camat Galang
Kini kondisi jalan di depan SPBU Rian Perkasa itu telah ditimbun Camat Galang, Asma Fitriyan Syukri SSTP MSi dengan batu sirtu lewat program GBGM.
Masyarakat Galang kini tampak senang dan bahagia melihat sikap dan tindakan Camat Galang, Asma Fitriyan Syukri yang bereaksi cepat dan tanggap memerintahkan segera Sekretaris Kelurahan, Herman Kaya Siregar dan perangkat kelurahan lainnya bergotong royong menimbun sirtu di lokasi jalan depan SPBU Rian Perkasa tersebut.
Kondisi jalan itu kini tidak lagi separah beberapa hari sebelum Pak Pairun terperosok jatuh.
Namun masyarakat Kecamatan Galang tetap mengharapkan agar jalur hijau di Galinda yang diperuntukkan sebagai resapan air dan pelebaran jalan dalam jangka panjang yang di cor rabat beton disekitar depan SPBU Rian Perkasa tersebut segera di bongkar dan dikembalikan fungsinya.
“Bila tidak tidak di bongkar percuma saja ditimbun, datang hujan akan kembali lagi seperti kubangan”, ucap Suwarni salah seorang warga Kelurahan Galang Kota.
Baca Juga : Seklur Galang Kota Ukur Luas SPBU Rian Perkasa
Baik Suwarni maupun warga masyarakat lainnya sangat mengharapkan Pemerintah Kelurahan Galang Kota untuk bertindak tegas terhadap pengusaha yang mengecor rabat beton tersebut.
Sebenarnya beberapa waktu lalu jalan tersebut sudah pernah ditimbun. Tetapi malamnya turun hujan, jadi kolam lagi.
“Bahkan airnya sampai menggenangi di depan rumah almarhum Pak Haji Ismail Purba. Kami terpaksa menyedot airnya dengan mesin”, jelas Syahbudin Ritonga, Kepala Lingkungan VIII kepada desernews, Jumat (27/08/2021).
“Kamarin sudan diukur Sekretaris Kelurahan Pak Herman Kaya Siregar. Nah sekarang kita tinggal menunggu ketegasan Pak Lurah Rudi Harmoko untuk memerintahkan pengusaha membongkarnya”, pinta warga yang tidak mau disebutkan mananya. (01/DN).




