Kapolsek Panti Hadiri Musrenbang Nagari Panti Tahun Anggaran 2027, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Penggunaan Dana Negara

Pasaman (Panti), desernews.com
Kapolsek Panti, IPTU Arifin, S.H., menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung tata kelola pemerintahan nagari yang transparan, tertib, dan bertanggung jawab dengan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari Panti Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (4/11/2026), sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di Aula Kantor Wali Nagari Panti, Jorong Murni, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman.
Musrenbang tersebut menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan serta menetapkan skala prioritas pembangunan nagari dengan mengedepankan kebutuhan masyarakat dan prinsip pemerataan pembangunan.
Kegiatan ini dihadiri Camat Panti yang diwakili Kasi Pemerintahan Yandi Fardian, Kapolsek Panti IPTU Arifin, S.H., Kepala KUA Kecamatan Panti, Wali Nagari Panti Novri Andila Safri Siregar, S.T., Bhabinkamtibmas Nagari Panti Brigadir Rony Andri, S.H.,
Kepala Puskesmas Pegang Baru, Ketua dan anggota BAMUS Nagari Panti, unsur lembaga nagari, kepala sekolah SD, MTsN Soni Ysta, Kepala SMAN 1 Panti Akhsan Arif dan SMK, pendamping desa, penyuluh pertanian, perikanan dan agama, kader kesehatan, para kepala jorong, serta unsur Niniak Mamak, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Bundo Kanduang,
Hatobangun, penghulu kampung, tokoh masyarakat dan pemuda se-Nagari Panti.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan Ketua BAMUS dan Wali Nagari Panti.

Selanjutnya, Kapolsek Panti menyampaikan arahan dan pesan-pesan penting terkait pengelolaan anggaran negara. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh perwakilan Camat Panti, dilanjutkan pemaparan rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) oleh Pelaksana Harian Sekretaris Nagari Panti dan sesi diskusi. Kapolsek Panti Tekankan Kehati-hatian dan Tanggung Jawab Pengelolaan Anggaran
Dalam sambutannya, Kapolsek Panti IPTU Arifin, S.H., memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan dana negara, termasuk anggaran pembangunan nagari.
Ia mengingatkan seluruh aparatur pemerintahan agar senantiasa mematuhi ketentuan peraturan
perundang-undangan, melengkapi seluruh dokumen administrasi, serta memastikan setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum.
Menurutnya, pengelolaan anggaran bukan sekadar persoalan merealisasikan program pembangunan, melainkan juga menyangkut amanah masyarakat dan kepercayaan negara yang harus dijaga dengan penuh integritas.
Kapolsek juga mengingatkan bahwa berbagai kasus penyimpangan anggaran yang berujung pada persoalan hukum hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi seluruh aparatur pemerintahan.
Oleh karena itu, setiap program harus dilaksanakan tepat sasaran, sesuai perencanaan, didukung administrasi yang lengkap, serta mengutamakan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Pesan tersebut mencerminkan kepedulian Polri terhadap terciptanya pemerintahan nagari yang bersih, profesional, dan terbebas dari praktik penyalahgunaan kewenangan.
Kepemimpinan Kapolres Pasaman Dorong Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Kehadiran Kapolsek Panti IPTU Arifin, S.H., dalam forum perencanaan pembangunan tersebut juga merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas Polri yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), tetapi turut mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.
Dibawah kepemimpinan Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., jajaran Polsek Panti terus menunjukkan komitmen membangun komunikasi, koordinasi, dan kemitraan dengan pemerintah nagari serta seluruh elemen masyarakat.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintahan nagari, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Musrenbang Nagari Panti Tahun Anggaran 2027 diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, berorientasi pada kepentingan umum, serta dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. (H. Eddi Gultom)




