Pelaku Curanmor Medan Tembung Berhasil Ditangkap Polisi, Satu Orang Masih Buron

Medan, desernews.com
Aksi kejahatan jalanan kembali membuat resah warga. Satuan Reskrim Polsek Medan Tembung yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitatanggang, SH berhasil membongkar jaringan pencurian sepeda motor (curanmor) yang sadis dan nekat. Motor hasil curian ternyata dijual demi membeli narkoba, berjudi online, dan berfoya-foya.
Pengungkapan ini terjadi usai penyelidikan intensif pada Sabtu, 7 Juni 2025 dini hari. Petugas yang telah lama mengintai langsung menyergap pelaku utama di lokasi persembunyiannya.
Pelaku berinisial RHS alias Boteng (28), warga Jl. Kemenangan No. 158, Kelurahan Indera Kasih, Kecamatan Medan Tembung, tak berkutik saat ditangkap.
Aksi pencurian yang dilakukannya terjadi pada Selasa, 30 Januari 2024 pukul 03.00 WIB di sebuah rumah kos di Jl. Tangkul I No. 22, Kelurahan Sidorejo Hilir, saat korban tengah tertidur pulas.
Dua unit sepeda motor raib dalam aksi tersebut, yaitu Honda Vario warna hitam silver, BK 3752 YAP
Yamaha Nmax warna hitam, BK 5746 TBR
RHS tak beraksi sendiri. Ia dibantu oleh ZF alias Zul, yang saat ini masih buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Motor curian dijual kepada penadah berinisial Wira di kawasan Marelan dengan harga total Rp6.600.000. Masing-masing pelaku mengantongi Rp3.300.000.
Namun yang lebih mengejutkan, uang hasil kejahatan ini digunakan untuk membeli narkoba, judi online, dan keperluan pribadi tak bermoral.
Barang Bukti yang Diamankan
1 buah celana pendek dan 1 buah kaos warna biru Kedua pakaian tersebut dikenakan pelaku saat melakukan aksi pencurian.
Pengejaran Rekan Pelaku
Kini, RHS alias Boteng telah ditahan di Polsek Medan Tembung untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, pengejaran terhadap ZF alias Zul terus dilakukan oleh tim opsnal.
Kapolsek Medan Tembung, AKP Jhonson M. Sitompul, SH, MH saat dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan.
“Benar, salah satu pelaku curanmor telah kami amankan. Kami juga tengah memburu rekannya yang masih kabur. Kami tak akan berhenti sampai pelaku ZF tertangkap. Kami juga akan melakukan sweeping di wilayah rawan ranmor sebagai langkah pencegahan.” ucap Kapolsek.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat memarkirkan kendaraan di malam hari. Jangan lupa mengunci ganda kendaraan dan segera laporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.( candra)



