Daerah

Dampak Jembatan Galang Rusak, Pelaku UMKM Mengeluh : Sejumlah Jalan Alternatif Diblokade

Sejumlah jalan alternatif masyarakat tampak sedang di blokade.

Lubuk Pakam, desernews.com
Penutupan jalan dan jembatan provinsi di Dusun III, Desa Tanah Merah Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang ternyata memberikan dampak negatif kepada pelaku usaha di sepanjang jalan di daerah itu. Terutama pelaku usaha makanan atau kuliner.

Para pedagang dan pelaku usaha di daerah itu mengeluh karena akses jalan altenatif di Desa Tanjung Gusti dan Desa Tanah Merah  ke tempat mereka ditutup dan di blokade oleh pihak pihak tertentu.

Seperti warga dari Desa Tanah Abang menuju ke arah Petumbukan, melintas melalui jalan alternatif Dusun Pendukuan keluar dari jalan simpang Warung Tuso, Desa Tanah Merah maupun dari jalan alternatif depan Kantor Desa Tanjung Gusti dilakukan blockade.

Hal itu membuat pelaku UMKM disana bingung dan mengeluh karena hampir seluruh jalan alternatif di dua desa itu  di blokade, tanpa terkecuali kenderaan roda dua.

Diperparah lagi kenderaan roda dua yang hendak melintas dengan memotong jalan dari jalan dusun dikenakan kutipan/pungutan.

Setiap persimpangan jalan dusun berdiri sejumlah orang melakukan pungutan terhadap kenderaan yang melintas.

Akibatnya warga desa tetangga enggan melintas untuk membeli jajanan atau berbelanja di seputaran jalan dan jembatan tersebut.

Para pedagang sembako, makanan/ kuliner dan cafe yang berusaha di sepanjang jalan provinsi di Desa Tanah Merah mengharapkan perhatian pemerintah untuk menertibkan pengutipan pengutipan dan blockade jalan tersebut, agar usaha mereka tidak tutup dan mati karena tidak ada orang yang ingin berbelanja ke tempat mereka.

Karena tidak ada alasan dan dasar hukumnya para pihak pihak tertentu di persimpangan melakukan pengutipan kepada pengendara yang melintas, mengingat jalan yang dilintasi warga di bangun oleh pemerintah kabupaten dengan uang pajak masyarakat.

Camat Galang, Muhammad Faisal Nasution SSTP MAP ketika dikonfirmasi desernews.com, Minggu malam (26/03/2023) melalui telepon selular tidak berhasil.

Kepala Desa Tanah Merah, Iswadi Tarigan saat dikonfirmasi mengatakan belum mengetahuinya.

“Sepengetahuannya saya kalau di Desa Tanah Merah tidak ada pengutipan. Tetapi begitupun besok saya akan segera berkoordinasi dengan aparat desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa”, tutur Tarigan seraya mengucapkan terima kasih atas informasi yang disampaikan desernews.com kepadanya. (Iyan/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close