Jamaah Haji Kota Tebingtinggi Tahun 2023, Tagih Janji Menteri Agama RI Soal Tambahan Air Zamzam 5 Liter Per-orang

Tebingtinggi, desernews.com
Jamaah Haji Kota Tebingtinggi Tahun 2023, menagih janji Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas soal tambahan Air Zamzam 5 Liter Per-orang. Persoalan ini telah berlangsung setahun, namun hingga sekarang musim haji Tahun 2024, janji tersebut tak kunjung ada realisasinya.
Pernyataan tersebut disampaikan para Jamaah Haji Kota Tebingtinggi Tahun 2023, dalam setiap kesempatan acara Arisan Haji. “Kami sangat berharap dan tetap menunggu, Menteri Agama Yaqut memenuhi janjinya, tidak menjadi orang yang ingkar janji,” ucap H. Subarjo Karom 7 Jemaah Haji Kloter 4 Kota Tebingtinggi, Minggu (21/7/2024) di Gedung Hj. Sawiyah Kota Tebingtinggi.
Seperti telah diberitakan sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah mengambil kebijakan untuk menambah air Zamzam yang dibagikan ke jemaah. Kebijakan ini diumumkan bersamaan dengan pelepasan keberangkatan jemaah kloter pertama Embarakasi Batam (BTH 01) di Syisyah-Makkah, 3 Juli 2023.

Dalam kurun lebih dari 10 tahun terakhir, Menurut Menteri Agama Yaqut, jemaah haji Indonesia mendapat air Zamzam sebanyak 5 liter. Air Zamzam itu sudah dikemas dalam galon yang dimasukkan dalam kardus dan dibagikan ke jemaah setibanya di asrama haji debarkasi. Air Zamzam tersebut dibawa oleh maskapai, baik Garuda Indonesia maupun Saudia Airlines, pada fase pemberangkatan jemaah haji.
Lantas, bagaimana dengan skema distribusi tambahan air Zamzam ini? “Setibanya di asrama haji debarkasi, jemaah akan menerima 5 liter air Zamzam. Untuk 5 liter tambahannya, akan diterima di Kantor Kemenag Kabupaten/Kota pada kesempatan berikutnya,” terang Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab, di Makkah, Selasa (4/7/2023).
Menurut Saiful Mujab, setelah kebijakan menambah air Zamzam disepakati, pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak maskapai penerbangan. Rakor secara daring digelar untuk menyepakati teknis pengiriman air Zamzam tambahan bagi jemaah haji Indonesia.
“Kami dan maskapai sepakat untuk mengirim air Zamzam tambahan untuk jemaah haji Indonesia secara bertahap,” ujar Saiful.

“Setelah sampai di Tanah Air, air Zamzam tambahan ini akan didistribusikan ke Kemenag Provinsi untuk diteruskan ke Kankemenag Kabupaten/Kota,” sambungnya.
“Jemaah haji nantinya bisa mengambil 5 liter tambahan air Zamzam itu di Kantor Kemenag Kabupaten/Kota masing-masing. Kami usahakan agar jaraknya tidak terlalu lama dari kepulangan jemaah,” tandasnya.
Namun, pernyataan yang terang benderang dan telah diekpos banyak media, baik konvensional maupun online, sepertinya hilang begitu saja. Para pejabat kementerian Agama mudah lupa akan janjinya. Akankah hal ini lenyap ditelan waktu ?
“Sangat disayangkan, sebuah janji dari kementerian Agama yang jelas-jelas telah diucapkan, bisa tak ada realisasinya. Janji itu hutang, harus dituntaskan,” ungkap beberapa jamaah. Penulis : H. Suhartoyo.




