Jamaah Haji Kloter 04 Kota Tebing Tinggi yang Dirawat di RS Jeddah Arab Saudi Telah Kembali
H. Syamsil Huda: Perawatan Nakes Arab Saudi cukup memuaskan

Tebing Tinggi, desernews.com
Seorang Jamaah Haji Kota Tebing Tinggi H. Syamsil Huda Saragih, yang tergabung dalam Kloter 04 Sumatera Utara sempat dirawat inap selama 20 hari di Rumah Sakit Jeddah Arab Saudi akibat serangan jantung, telah kembali ke Kota Tebing Tinggi, Senin (17/7).
H. Syamsil Huda Saragih saat ini kondisinya lemah dan masih perlu mendapat perawatan lebih intensif, namun sudah bisa berjalan dan bercerita tentang kondisinya selama dalam perawatan.
Menurut Syamsil, selama dirawat di Rumah Sakit Jeddah mendapat pelayanan yang cukup baik dari tenaga kesehatan disana, sehingga dari awal kondisinya sangat lemah dan tak ingat apa apa, saat ini sudah jauh lebih baik sampai akhirnya bisa kembali ke tanah air.

Syamsil yang awalnya tergabung dalam Kloter 04 Sumatera Utara seharusnya sudah kembali ke tanah air tgl. 8 Juli 2023, namun tertunda karena sebelum melaksanakan wukuf, mabit dan lempar jumroh, dirinya terkena serangan jantung hingga harus mendapat perawatan intensif di Klinik Khusus Haji Indonesia di Makkah seterusnya di bantarkan ke RS Jeddah karena butuh penanganan lebih intensif dan lebih memudahkan jika pasien sembuh untuk kepulangan ke Tanah Air.
Untuk pelaksanaan wukuf, Syamsil dan jamaah lainnya yang dalam perawatan Rumah Sakit dilakukan secara Safari dengan mobil ambulance, sedang mabit dan lempar jumroh di badalkan atau diwakili oleh Jemaah lainnya.
“Alhamdulillah….saya bisa kembali ke Tebing Tinggi, semua saya pasrahkan pada Allah, karena semua ini merupakan kehendak Allah, terimakasih pada Bapak Ibu Haji yang sudi menjenguk kami,” ucap H. Syamsil Huda Saragih dengan nada sendu ketika menerima kunjungan rekan haji di rumah ibundanya depan Stadion PSKTS Kampung Bicara Tebingtinggi, Rabu (19/7).
Sementara itu H. Muhadi Ketua Regu 33 mengingatkan H. Syamsil Huda beserta isteri Hj. Susi agar lebih memperhatikan penanganan kesehatan selama di rumah.
“Berilah perhatian lebih kepada beliau dalam soal makan dan minum obat,” pesan H. Muhadi pada isteri Syamsil. (H. Suhartoyo. S)




