Ibu Mariasih Pemilik Gubuk Reyot Minta Maaf, Begini Tanggapan Bupati Asri Ludin

Ibu Mariasih Pemilik Gubuk Reyot Minta Maaf, Begini Tanggapan Bupati Asri Ludin

Deli Serdang, desernews.com
Ibu Mariasih S.Pd, penduduk Desa Bandar Labuhan, Kecamat Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pemilik gubuk reyot yang sempat viral di media sosial menyampaikan permintaan maaf yang sebesar besarnya kepada Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan.

Ibu Mariasih minta maaf karena videonya yang menyebutkan ia tinggal di gubuk reyot mengharapkan bantuan bedah rumah viral di medsos.

Akibatnya banya komentar miring dilayangkan seakan akan pemerintahan desa, kecamatan dan Kabupaten tidak tanggap dan tidak peduli. Bupati Asri Ludin pun tidak luput jadi bulan bulanan warga net. Bahkan tidak sedikit komentar yang tidak simpati dan mengarah kepada fitnah.

Ternyata setelah dilakukan investigasi, Bu Mariasih tidak benar tinggal di gubut reyot tersebut. Melainkan ia tinggal Bersama anaknya ngontrak di rumah layak huni.

Selain meminta maaf kepada Bupati Asri Ludin, Ibu Mariasih juga meminta maaf kepada Camat Tanjung Morawa dan Kepala Desa Bandar Labuhan.

Melalui video berdurasi 2 menit 8 detik, Wakil Kepala Sekolah salah satu Madrasah Aliyah di Tanjung Morawa Bagian Kesiswaan itu mengatakan, dengan viralnya video saya ini, saya minta maaf kepada pemerintahan desa, pemerintahan kecamatan, khususnya Kecamatan Tanjung Morawa dan pemerintah Kabupaten Deli Serdang, khususnya terutama Pak Bupati. Gara gara viralnya saya ini banyak orang orang yang gak suka sama saya.

Baca Juga: Sempat Viral & Mengguncang Bumi Deli Serdang, Gubuk Reyot Bu Marsiah Ternyata Cuma Tempat Berteduh

Jujur saya kemarin bilang sama yang membuat video, tolong jangan diviralkan, jangan dimasukkan sosial media. Karena se Deli Serdang kenal sama saya. Termasuk lah organisasi Al Washliyah, termasuklah P tiga, ucapnya terisak isak.

“Saya minta maaf lahir dan batin untuk masalah ini. Tidak ada maksud yang lain untuk masalah ini. Karena janji mereka untuk membuat video ini adalah untuk mendapatkan bedah rumah”, sebut Mariasih.

Saya sudah minta ijin jangan dimasukkan sosial media. Kalau bedah rumah saya tahu tidak sampai seperti itu. Mungkin karena saya seorang guru maka saya diviralkan seperti ini.

Soal Viral Gubuk Reyot, Kadis Kominfostan: Jangan Cepat Merespon, Ada Baiknya Tabayyun Dulu!

Saya tidak ijin karena saya sudah bilang. Jadi saya maaf sekali lagi maaf. Melalui video ini saya minta maaf kepada Bupati Deli Serdang, saya minta maaf kepada Camat Tanjung Morawa, Saya minta maaf kepada kepala desa Bandar Labuhan dan perangkatnya. Saya minta maaf, demi Allah saya tidak sengaja membuat video ini l. Tidak ada maksud untuk apa apa. Karena awalnya mereka membuat foto dan video ini untuk bedah rumah. Saya tidak tahu kalau diviralkan sampai seperti ini, kata Mariasih.

‘Jujur kalau saya masih sehat wa alfiat, masih sanggup cari makan, masih sanggup saya memenuhi kebutuhan keluarga. Kepada Dinas Pendidikan juga saya minta maaf sebesar besarnya’, kata Mariasih.

Sementara Buapati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan yang dihubungi desernews.com melalui whatsapp mengatakan, sebaiknya teman teman media bisa lebih jeli sebelum membuat berita yang akan membuat kegaduhan di tengah masyarakat. Ada baiknya konfirmasi terlebih dahulu dengan kepala pemerintahan setempat atau tokoh masyarakat sebelum merilis pemberitaan.

Bupati Asri Ludin mengajak masyarakat Deli Serdang untuk lebih cerdas dan kritis dalam menyikapi dan menanggapi sebuah pemberitaan atau konten di media mainstream maupun media sosial. Jangan tergoda oleh iming-iming.

“Kepada masyarakat terkhusus masyarakat Deli Serdang, agar tidak mudah tergoda dengan iming2 dari oknum yang tidak jelas, bila ada keraguan lebih baik bertanya langsung kepada pemerintah setempat dimulai dari kadus hingga camat, atau bisa menelepon pengaduan pemerintah kabupaten DS agar diberi penjelasan yang benar”, tulis Bupati.

Bupati Asri Ludin juga mengajak warga deli Serdang untuk menggunakan Call Center Kedaruratan 112 Pekab Deli Serdang.

“Pemkab Deli Serdang telah memiliki Call Center Kedaruratan 112. Masyarakat Deli Serdang dapat juga memanfaatkan sarana informasi ini apa bila di wilayahnya terjadi kedaruratan. Pemkab Deli Serdang akan terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat Deli Serdang”, tutur Asri Ludin.

Menanngapi permintaan maaf Ibu Marisiah, Bupati Asri Ludin Tambunan dengan tulus memaafkannya. Meskipun dirinya sempat dihujat dan diperolok olok orang orang yang tidak mengetahui permasalahan.

“Sebagai pemimpin dan kepala daerah saya tetap memaafkan warga saya. Apa lagi ia tidak ada niat untuk membuat gaduh ataupun fitnah kepada pemimpinnya. Cuman kedepannya setiap warga Deli Serdang harus jeli dan cerdas. Apa lagi ibu Marsiah seorang guru harus jeli apa maksud dari memviralkan video itu, terlebih lagi beritanya tidak benar”, pungkas mantan Kadis Kesehatan Deli Serdang itu. (nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close