Hari Keenam Pencarian, Korban Hanyut Amrianton Ditemukan di Bendungan Air Gala-Gala

Pasaman, (Dua Koto), desernews.com
Setelah enam hari dilakukan pencarian secara intensif dan penuh kehati-hatian, korban hanyut bernama Amrianton (53) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Amrianton sebelumnya dilaporkan hanyut pada Jumat (18/9/2026) di kawasan aliran sungai Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman.
Korban ditemukan terapung di sekitar Bendungan Air Gala-Gala, yang masih berada di kawasan Kampung Parit. Saat ditemukan, posisi tubuh korban dalam keadaan telungkup dengan bagian kepala mengarah ke bawah.
Penemuan korban menjadi titik akhir dari operasi pencarian yang selama beberapa hari dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. Unsur Basarnas, personel Polsek Dua Koto, serta Babinsa Nagari Simpang Tonang Serka Hendra Lubis dari Koramil 03/Talu terus bahu-membahu menyisir kawasan sungai dan titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban.
Di bawah kepemimpinan Kapolsek Dua Koto Ipda Rido M. Simamora, SH, MH, jajaran Polsek Dua Koto menunjukkan komitmen dan kepedulian yang tinggi dalam mendampingi masyarakat, sekaligus memastikan proses pencarian dan evakuasi berlangsung secara tertib, aman dan manusiawi.
Sinergi antara kepolisian, TNI melalui Babinsa, Basarnas serta unsur pemerintah daerah tersebut menjadi gambaran nyata pentingnya kerja bersama dalam menghadapi situasi darurat, khususnya musibah yang membutuhkan kecepatan, ketelitian dan ketahanan personel di lapangan.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Lambau, Simpang Tonang, untuk menjalani pemeriksaan dan visum sesuai prosedur.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Tolang Dolok untuk dimakamkan.
Dalam proses evakuasi hingga pemeriksaan di puskesmas, Camat Dua Koto Hapnil Wadi, SH, turut hadir memantau secara langsung sebagai bentuk kepedulian pemerintah kecamatan terhadap keluarga korban sekaligus memastikan seluruh proses berjalan dengan baik.
Keberhasilan menemukan korban pada hari keenam pencarian tidak terlepas dari ketekunan seluruh unsur yang terlibat. Basarnas dengan kompetensi pencarian dan pertolongan, personel Polsek Dua Koto dengan pengamanan serta koordinasi di lapangan, Babinsa Serka Hendra Lubis yang aktif bersama masyarakat, serta unsur pemerintah kecamatan memperlihatkan kolaborasi yang patut diapresiasi.
Musibah tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Namun, kesungguhan tim gabungan dalam melakukan pencarian hingga korban ditemukan menjadi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga yang selama beberapa hari menanti kabar keberadaan korban.
Konsistensi Ipda Rido M. Simamora bersama jajaran Polsek Dua Koto, ketangguhan Serka Hendra Lubis dibawah pimpinan Dan Ramil 03/ Talu Kapten Inf TK Sayutis SH,MH sebagai Babinsa, profesionalisme Basarnas, serta dukungan unsur pemerintah Kecamatan Dua Koto menjadi bagian penting dalam proses pencarian dan evakuasi korban hingga selesai.(H.Eddi Gultom)




