Gerindra Sumut Utamakan Kader di Pilgub, Tidak Lagi Usung Edy Rahmayadi

Medan, desernews.com
Pilkada tahun 2018, Partai Gerindra mendukung Edy Rahmayadi sebagai calon Gubernur Sumut. Edy Rahmayadi pun terpilih jadi Gubernur Sumut. Namun, saat Pilpres 2024, sikap Edy Rahmayadi dinilai menghianati Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra.
“Berkaca pada pilpres yang lalu kita melihat Pak Edy sering melontarkan pernyataan-pernyataan yang mengkritik Pak Prabowo. Dia juga sesumbar mengalahkan Pak Prabowo di Sumut hingga 70%, yang nyatanya Pak Prabowo menang di sini,” kata Sekretaris Gerindra Sumut Sugiat Santoso kepada wartawan, Sabtu, 23 Maret 2024.
Hal itulah, Sugiat menilai Edy Rahmyadi sebagai ‘penghianat’ tak mengingat saat didukung oleh Gerindra.
“Tentu ini kami anggap sebagai penghianatan karena Partai Gerindra sudah mengusung Edy Rahmayadi pada Pilgub 2018 yang lalu,” kata Sugiat.
Lanjut Sugiat, atas tindakan Edy tersebut berdampak pada dukungan Gerindra dalam kontestasi Pilgub Sumut tahun ini. Jika Edy Rahmayadi maju di Pilgub Sumut, ungkap Sugiat, partainya tidak akan lagi mendukung Edy.
“Atas dasar itu pula, Partai Gerindra Sumut sama sekali tidak memasukkan nama Pak Edy dalam bursa kandidat yang akan kami dukung. Pasti tidak kita dukung lagi di Pilgub nanti,” katanya.
Sugiat mengungkapkan, Gerindra Sumut sudah mulai melaksanakan pendataan dan membicarakan nama-nama yang menjadi kandidat untuk didukung di Pilgub 2024. Dia membeberkan lebih mengutamakan kader.
“Sejak awal sudah kami sampaikan, dalam Pilkada 2024 nanti kami akan mengusung kader. Nama-nama kader sedang kami tabulasi, dan terus dibahas,” kata Sugiat.
Nama-nama yang diusung, sambung Sugiat, akan diusulkan ke DPP Gerindra sekaligus diputuskan.
“Kami tentu akan nurut apa perintah DPP terkait siapa calon yang akan didukung,” tegas anggota DPR RI Terpilih Periode 2024-2029 dari Dapil Sumut 3 itu.(ds/DN)




