Daerah

Camat Galang Apresiasi Barongsai Yayasan Budi Murni yang Bikin Warga Terpukau

Camat Galang, Muhammad Faisal Nasution mendamping seorang ibu yang menggendong anaknya untuk menonton barongsai dari dekat.

Galang, desernews.com
Kantor camat Galang, Rabu (02/02/2022) mendadak ramai didatangi warga. Tidak hanya emak emak, tetapi anak anak juga ikut tumpah di kantor milik pemerintah tersebut.

Namun warga ramai mendatangi kantor camat Galang bukan karena ingin menuntut dana BLT. Melainkan ingin melihat lebih dekat atraksi barongsai yang mendatangi kantor camat tersebut.

Kebetulan saat itu Camat Galang, Muhammad Faisal Nasution SSTP dikunjungi sejumlah anak muda pemain barongsai yang didatangkan Yayasan Budi Murni Galang dalam rangka memeriahkan hari raya Imlek.

Tentu saja hal itu membuat warga yang tinggal di sekitar Kantor Camat Galang berdatangan dan menjadikannya sebagai tontonan gratis. Warga masyarakat benar benar terhibur dan terpukau. Apalagi pemain barongsai cukup lincah meliuk liukkan tubuhnya.

Camat Galang, Muhammad Faisal Nasution bersama Babinsa Serda Nasrun tampak memberikan acungan jempol sebagai tanda the best penampilan atraksi barongsai tersebut.

Satu barongsai diperagakan oleh dua orang penari, satu orang di bagian kepala singa atau yang bertugas memegang topeng kepala singa. Sementara satu orang lagi berada di belakang sebagai kaki barongsai.

Barongsai berasal dari kata “Barong” yang berasal dari kata Bali Barong, dan kata “Sai” berasal dari bahasa Hokkian yang berarti singa.

Sedangkan di negara asalnya, Tiongkok, Barongsai ini disebut dengan “Wu Shi” atau secara internasional dikenal sebagai “Lion Dance”.

Barongsai merupakan wujud akulturasi budaya Tionghoa dengan budaya Indonesia.Barongsai atau tarian etnis Tionhoa itu telah ditetapkan sebagai warisan kesenian budaya Indonesia pada tahun 2010, lalu.

Berdasarkan kepercayaan masyarakat Tionghoa, singa dianggap sebagai simbol keberanian, kekuatan, kebijakan dan keunggulan.

Maka tarian barongsai ini diselenggarakan pada saat Imlek sebagai pengusir roh jahat, serta agar memberikan kemakmuran dan keberuntungan bagi masyarakat Tionghoa.

Barongsai ini diiringi dengan musik yang meriah, menggunakan alat musik simbal, gong, dan terompet.

Camat Galang, Muhammad Faisal Nasution mengapresiasi atraksi Barongsai yang didatangkan Yayasan Budi Murni Galang. Faisal mengucapkan Selamat Hari Raya Imlek kepada saudara saudara Tionghoa khususnya di Galang yang merayakannya. (01/DN).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close