Nasional

Sekjen MUI Apresiasi Ketegasan dan Gerak Cepat Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

‎Amirsyah Tambunan, Sekjen MUI.

‎
‎Jakarta, desernews.com
‎‎Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Amirsyah Tambunan mengapresiasi gerak cepat Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang mencopot Kapolres Sukoharjo dan jajarannya. Sekjen MUI menilai tindakan penggeledahan yang dilakukan Kapolres Sukoharjo kepada santri kurang humanistis.
‎
‎”Sekjen MUI mengapresiasi gerak cepat dan tindakan tegas Kapolri yang telah mencopot Kapolres karena pertama, dalam melakukan tindakan kurang humanisme,” kata Amirsyah dalam keterangannya, Selasa (3/11/2026).
‎
‎Apresiasi tersebut juga diberikan MUI karena Polisi Bersama Masyarakat menjadi bagian penting dalam mengayomi masyarakat, sehingga masyarakat merasa nyaman. Lebih lanjut MUI mengajak semua pihak tidak terprovokasi dan menjaga suasana kondusif.
‎
‎Oleh karena itu, mengajak masyarakat agar terus mengedepankan kekompakan dan tidak mudah terpancing dengan provokasi dari pihak manapun sehingga tercipta kondisi yang aman dan damai,” katanya.
‎
‎Buya Amirsyah juga mengajak pemangku kepentingan dunia pendidikan, pesantren, tahfiz Qur’an lebih menjunjung tinggi penyelenggaraan pendidikan yang sesuai
‎peraturan-perundang-undangan yang berlaku sehingga sejalan dengan muatan substansi pendidikan yang mengedepankan pembinaan etika, akhlak dan adab untuk membangun bangsa berperadaban.

AKBP Andhika Dharma Sena, mantan Kapolres Sukaharjo, Polda Jawa Tengah.

‎Kapolres Sukoharjo Dicopot
‎
‎Seperti diketahui, keputusan pencopotan tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor: ST/2463/XI/KEP./2026 tertanggal Senin, 2 November 2026. Dalam telegram itu, AKBP Andhika Dharma Sena dimutasikan menjadi Perwira Menengah (Pamen) Stamaops Polri.
‎
‎Posisinya sebagai Kapolres Sukoharjo kini diisi AKBP Indra Maulana Saputra. Indra sebelumnya menjabat Kapolres Boyolali.
‎
‎Sementara itu, kursi Kapolres Boyolali yang ditinggalkan Indra kini diisi oleh AKBP Christopher Adhikara Lebang. Christopher sebelumnya bertugas sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Tengah.
‎
‎Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan pergeseran jabatan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk menjaga integritas dan performa Korps Bhayangkara.
‎
‎”Mutasi ini merupakan bentuk komitmen Kapolri dalam melakukan pembenahan internal dan meningkatkan profesionalisme secara konsisten dan berkelanjutan sesuai program prioritas Kapolri,” kata Trunoyudo dalam keterangan kepada wartawan, Senin (2/11/2026).(detikN/ H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close