Camat Galang Harapkan LPMK Proaktif Beri Masukan kepada Pemerintah Kelurahan

Galang, desernews.com
Dalam menghadapi situasi pandemi saat ini, Pemerintah Kecamatan Galang mengharapkan semua pihak dapat pro aktif untuk memberikan masukan dan saran dalam mencari solusi atas permasalahan yang ada di Kecamatan Galang.
Hal itu dikatakan Camat Galang, Asma Fitriyan Syukri SSTP MSi kepada desernews.com Selasa (03/08/2031), menanggapi surat LPM Kelurahan Galang Kota yang meminta Lurah Galang Kota agar menertibkan pedagang ikan di depan Bank Sumut serta persimpangan Galinda. Karena keberadaannya mengesankan kumuh dan kotor serta meresahkan.
Menurut Camat Galang Asma Fitriyan, di tengah pandemi saat ini semua lapisan masyarakat merasakan dampak yang luar biasa dari sisi ekonomi. Terutama bagi masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang.

‘”Menurut pendapat saya, dalam situasi pandemi saat ini, kita kesampingkan dahulu soal penataan atau penertiban pedagang ini. Namun ini bukan berarti program Gerak Bersama Galang Membangun (GBGM) dihentikan. Melainkan kita focus sementara soal penanaganan Covid 19 di Wilayah Kecamatan Galang”, ucap Camat Asma Fitriyan.
Asma Fitriyan Syukri sangat mengharapkan, LPMK selaku mitra Pemerintah Kelurahan juga dapat berfungsi untuk mendorong masyarakat di Wilayah Galang Kota mendukung Program GBGM, termasuk para pedagang agar turut menjaga kebersihan dan menata lapak jualannya agar tidak terkesan kumuh.
Tidak Ada Yang Resah
Pemantauan media online desernews.com di lokasi jualan pedagang ikan sore yang dilaporkan LPM Keluragan Galang Kota kepada Lurah Rudi Harmoko tampak dikunjungi masyarakat pembeli.
Msyarakat pembeli tidak hanya warga Keluarahan Galang Kota, tapi juga dari desa desa di Kecamatan Galang dan bahkan Desa Pulau Gambar Kabupaten Serdang Bedagai.
Para pembeli ikannya tidak hanya dari kalangan kaum ibu ibu, tetapi bapak bapak juga tampak suka berbelanja di lokasi jualan tersebut. Karena ikan yang dijajakan pedagang tersebut tergolong masih segar.
Begitu juga pedagang makanan seperti kue, roti, bandrek dan mie rebus di sepanjang jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Galang Kota.
Mereka selain menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dalam melayani pembeli, juga menjaga kebersihan di seputaran tempat mereka berjualan. Sehingga tampak indah dan rapi.
Beberapa pembeli yang ditanya desernews.com apakah keberadaan pedagang – pedagang tersebut meresahkan dan memberi kesan kumuh dan kotor, semua pembeli menjawab tidak.
“Siapa yang resah ? Justru keberadaan para pedagang ini selain memberi kemudahan kepada masyarakat untuk memuhi kebutuhannya, juga menghidupkan suasana Kota Galang”, ujar salah seorang pembeli yang tidak ingin disebutkan Namanya. (Penulis/Editor : Hendra Sembiring)




