Daerah

Empat Hari Dilakukan Pencarian,Jenazah Rian Korban Tanah Longsor Belum Ditemukan

Pencarian terus dilakukan terhadap korban (Foto/Ist)

Tanah Karo, Desernews.com

Selama empat hari lamanya dilakukan pencarian terhadap korban atas nama Rian (21) warga Tanah Seribu Binjai yang turut dalam bencana tanah longsor di Desa Sugihen Kecamatan Dolat Rakyat Kabupaten Karo, Minggu (26/9/2021) sekira jam 15:00 wib beberapa hari lalu ,hingga saat ini belum ada tanda-tanda titik terang penemuannya.

Padahal petugas yang dikerahkan telah berupaya sekuat tenaga untuk melakukan pencarian dibantu dengan relawan dan anggota PMI Kabupaten Karo.

Mereka tidak mengenal lelah dengan mendatangkan mobil Damkar dan mobil tanki milik PMI Karo untuk melakukan penyemprotan,namun belum juga menemukan korbannya.

Kepala Desa Sugihen,Agustiar Kemit,ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (29/9/2021) sekira pukul 16:15 wib mengatakan,bahwa korban tanah longsor atas nama Rian hingga saat ini belum ditemuka.

Sudah empat hari dilakukan mulai dari hari Minggu (26/9/2021) hingga saat ini, namun belum ditemukan,pada hal berbagai upaya telah dilakukan oleh tim untuk mencari korban.”Besok,Kamis (30/9/2021) akan dilakukan pencarian kembali,terlihat para tim yang bekerja tampak kelelahan,tapi kita tetap berusaha agar korban ditemukan”Ujarnya.

Ditempat terpisah,Ketua PMI Kabupaten Karo Farida Ariani S.Pelawi,Spd,MM.Kons mengatakan,bahwa pencarian terhadap Rian yang ikut dalam bencana tanah longsor tetap dilakukan,namun belum ditemukan hingga saat ini ,dan anggota PMI Karo bersama tim lainnya seperti TNI,Polri ,Basarnas dan warga ikut gabung.

Bahkan telah dilakukan penyemprotan dengan air oleh mobil tanki PMI Karo,tapi titik terangnya belum ada sama sekali.”Kita sama-sama berdoa agar korban secepatnya ditemukan,begitu juga keluarga korban harap tabah dan kuat atas adanya musibah ini”Ujarnya.

Sekedar mengingatkan,pasca terjadinya tanah longsor itu,Rian bersama empat orang rekan yakni,Agus (22),Riswan (23)Rehan (19) dan Reza(19) semuanya beralamat di Tanah Seribu Binjai sedang mengerjakan proyek perbaikan penahan tebing pembuangan saluran air di Desa Sugihen Kecamatan Dolat Rayat.

Saat mereka bekerja, tanah tiba-tiba longsor dan menimpa mereka dan menguburnya hidup-hidup.

Atas kejadian ini,disaat itu juga dilakukan pencarian dan Agus ditemukan meninggal dunia dan Riswan ditemukan selamat,tapi mengalami patah kaki.

Pada hari Senin (27/9) sekira jam 08:00 wib, Rehan (19) dan Reza (19) ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. (Ring-FS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close