Netty Sirait Dan Sherly Novita Sari, Nakes RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi Mewakili Ratusan Tenaga Honorer, Menjerit Histeris Hingga Terjatuh, Memanggil Presiden Jokowi Minta Diangkat Jadi ASN

Tebingtinggi, desernews.com
Netty Sirait dan Sherly Novita Sari, dua orang honorer tenaga kesehatan Bidan di RSUD dr. Kumpulan Pane Pemko Tebingtinggi, berlari mengejar Presiden Jokowi, sambil berteriak kuat dan histeris, hingga sempat terjatuh, di tengah kerumunan massa.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi, saat Presiden Joko Widodo berkunjung melihat fasilitas kesehatan di RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Rabu (7/2/2024).

Ditengah kerumunan massa ingin melihat dari dekat, kedatangan orang nomor satu di Indonesia, untuk yang pertama kali seorang Presiden RI berkunjung ke rumah sakit tersebut, Netty Sirait memiliki energi lebih hingga berani menerobos kerumunan massa, termasuk Paspampres, berlari sambil berteriak, memanggil Presiden, untuk menyampaikan uneg-unegnya yang sudah sampai ke ubun-ubun.
Walau teriakannya tertelan suara gemuruh massa, namun Allah masih sayang pada Netty, saat terjatuh, Presiden Jokowi masih sempat melihatnya dan berhenti sejenak menoleh serta memanggil seseorang yang terjatuh, sambil turun dari mobil Kepresidenan.

Dibantu Paspampres, Netty dibimbing mendekati Presiden Jokowi dan diminta untuk bicara menyampaikan keinginan nya.
Sambil terisak tersedu sedih, Netty sesenggukan menyampaikan uneg-unegnya. “Bapak Presiden, mohon saya bersama kawan-kawan tenaga honorer di RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, diangkat jadi ASN pak. Kami sudah bekerja sebagai tenaga honorer, antara 10 sampai 15 tahun. Tolonglah Bapak, angkat kami menjadi tenaga Aparatur Sipil Negara,” ungkap Netty Sirait sesenggukan, dengan raut wajah puas walau berurai air mata.

Mendengar uraian Netty, Presiden Jokowi manggut-manggut dan mencatat apa yang disampaikan tenaga honor Bidan RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi tersebut. Sebelum berlalu, Presiden berkesempatan mengajak Netty Sirait berfoto selfi, membuat Netty gembira dan tersenyum riang. Demikian juga Sherly Novita Sari berkesempatan diajak foto selvi bareng Presiden Jokowi.
Jerit histeris dan teriakan Sherly Novita Sari serta terjatuhnya Netty, untuk bertemu Presiden Jokowi, saat kunjungan kerja ke RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, adalah bentuk kegundahan 300 an Tenaga Kesehatan atau hampir 2000 tenaga honorer Pemko Tebingtinggi, yang berharap Pemerintah segera memperhatikan nasib mereka kedepan dan menjadikan sebagai ASN, karena banyak yang telah bekerja 10 hingga 15 tahun dengan honor Rp. 1,4 juta perbulan atau ada yang berada dibawahnya.

Informasi diperoleh Wartawan Dessernews.com, Tenaga Honor di RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, berjumlah sekitar 300 an orang, rata-rata sudah bekerja 10 hingga 15 tahun. Mereka terdiri Nakes dokter, perawat, bidan, tenaga administrasi dan tenaga penunjang medis.

Pada kunjungan ke RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Presiden Jokowi menjanjikan akan menambah ruang rawat inap dan melakukan rehab total bangunan yang sudah tidak layak.

“Tadi sudah saya Gubernur Sumut dan Pj. Walikota Tebingtinggi, apakah ada lahan yang bisa dibangun untuk tambahan ruang rawat inap. Ternyata ada dan nanti akan dibangun Pemerintah pusat, karena Kota Tebingtinggi sangat potensial dekat jalur jalan tol,” ungkap Presiden Jokowi menjanjikan.
Penulis: H. Suhartoyo




