Nasional

Hanya Janji Palsu dan Kepentingan Oligarki, Mahasiswa Cap Luhut Cs Sebagai Buronan Negara dan Pengkhianat Demokrasi

Para mahasiswa melakukan pemasangan gambar Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pengkhianat demokrasi di Alun-alun Tugu Malang pada Kamis, (14/4).(Foto: Ridho Abdullah/JPNN.com)

Malang, desernews.com
Ratusan mahasiswa di Malang kembali menggelar aksi di Alun-alun Tugu pada Kamis (14/4).

Ada pemandangan yang cukup menarik perhatian, massa aksi memajang gambar Luhut Binsar Pandjaitan beserta pejabat lainnya yang dinilai sebagai pengkhianat demokrasi.

Salah satu orator mahasiswa menyatakan para pemerintah tidak pernah menepati janji. Sudah cukup banyak kebijakan yang mencekik masyarakat dalam persoalan ekonomi.

“Banyak janji palsu dan kepentingan oligarki,” pekik salah satu orator.

Pemasangan gambar pejabat bertuliskan pengkhianat demokrasi tersebut sangat tepat dan dinilai mewakili masyarakat di tengah keterpurukan. “Sudah sulit mengatur negara, tetapi masih ingin berkuasa,” ucapnya.

Ketua HMI Malang La Rian Hidayat ketika melakukan pertemuan dengan pihak Ketua DPRD Kota Malang menyatakan banyak permasalahan yang dimunculkan oleh pihak pemerintah.

Salah satu permasalahan yang mencekik ekonomi masyarakat, yaitu tingginya harga minyak goreng dan BBM.

Sudah banyak program dan langkah yang dilakukan oleh pemerintah. Namun, sampai sekarang solusi yang diberikan tidak bisa memecah permasalahan.

“Sampai sekarang harga minyak goreng tetap tinggi, kami mendesak harga minyak goreng kembali ke harga eceran tertinggi (HET),” tuturnya.

Para demonstran berharap pemerintah membuka telinga dan pikiran supaya harga kebutuhan pokok bisa diturunkan, apalagi mendekati Hari Raya Idulfitri yang makin meningkat kebutuhannya.(faj/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close