Daerah

Hari Keenam, Pencarian Pemancing yang Hanyut di Sungai Ular Diperluas hingga Muara Pantai Labu

Tim SAR gabungan memindahkan perahu karet setelah tidak menemukan korban hanyut.

Pantai Labu, desernews.com
Memasuki hari keenam pencarian, Dedi Anzani (34), pemancing yang dilaporkan hanyut di Sungai Ular, Desa Pulau Tagor Baru, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, belum berhasil ditemukan hingga Kamis (5/11/2026).

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang, TNI-Polri serta masyarakat masih terus melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Ular.

Area pencarian diperluas hingga wilayah perbatasan Kabupaten Deli Serdang dengan Serdang Bedagai, tepatnya di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Perbaungan. Penyisiran kemudian dilanjutkan hingga kawasan muara di Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang.

Untuk mendukung operasi pencarian, sejumlah perahu karet milik Basarnas dan BPBD Deli Serdang dikerahkan menyusuri aliran sungai. Namun, hingga hari keenam, keberadaan korban belum diketahui.

Kepala Pelaksana BPBD Deli Serdang, Mukti Ali Harahap, sebelumnya menyampaikan operasi pencarian direncanakan berlangsung selama tujuh hari apabila korban belum ditemukan.

“Kalau tujuh hari tidak ditemukan, pencarian dihentikan,” ujar Mukti Ali Harahap saat dikonfirmasi.

Di tengah upaya pencarian, keluarga korban masih berharap Dedi segera ditemukan. Pada Selasa (3/11/2026), warga Dusun III Desa Pulau Tagor Baru juga menggelar doa dan zikir bersama di pinggir Sungai Ular sebagai bentuk ikhtiar dan harapan agar korban segera ditemukan.

Suasana haru menyelimuti keluarga korban. Ibu Dedi terus memanggil nama anaknya dari tepi sungai, sementara ayahnya juga melakukan ikhtiar secara tradisional dengan melepas seekor ayam hitam ke aliran sungai.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (31/10/2026) siang. Saat itu, Dedi bersama dua orang temannya hendak memancing di Sungai Ular.

Korban diduga terpeleset ketika hendak menyeberangi sungai. Saat itu, kondisi arus sungai cukup deras sehingga korban terseret dan tenggelam.

Salah seorang teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan tidak berhasil hingga Dedi akhirnya hilang terbawa arus.

Keluarga dan warga setempat kini masih menanti hasil pencarian yang dilakukan tim gabungan. Mereka berharap Dedi segera ditemukan.(01/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close