Kegigihan Wali Nagari Kesrianovi Dorong Pembangunan Jalan Koto Baru–Lanai, Warga Pedalaman Sambut Gembira

Pasaman (Dua Koto), desernews.com
Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, merupakan salah satu nagari dengan wilayah cukup luas yang terdiri dari enam kejorongan.
Sebagai nagari hasil pemekaran dari nagari induk Cubadak pada tahun 2022, Cubadak Barat terus berbenah mengejar ketertinggalan sekaligus mempercepat pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Di tengah proses tersebut, sosok Wali Nagari Cubadak Barat, Kesrianovi, dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda pemerintahan dan pembangunan nagari.
Sebagai pemimpin muda yang dikenal idealis, tegas, jujur dan berkarakter, Kesrianovi dipercaya menjadi wali nagari definitif sejak terbentuknya Nagari Cubadak Barat sebagai nagari pemekaran.
Dalam menjalankan amanah tersebut, Kesrianovi disebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Sejumlah aspirasi warga terus dihimpun dan diperjuangkan melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Pasaman.
Salah satu perjuangan yang kini mendapat respons positif adalah pembangunan ruas jalan kabupaten dari Kampung Koto Baru menuju Lanai.

Jalan yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat pedalaman tersebut memiliki kondisi cukup memprihatinkan, sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat setiap saat, bila musim kemarau debu beterbangan, apa lagi ketika musim penghujan sebagian badan jalan berlumpur dan licin.
Usulan pembangunan jalan tersebut akhirnya mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman dibawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery yang diketahui cukup merakyat.. Ruas jalan yang mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih tiga kilometer itu direncanakan akan segera ditangani dengan anggaran sekitar Rp3 miliar.
Rencana pembangunan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat Kecamatan Dua Koto, terutama warga yang bermukim di kawasan pedalaman seperti Lanai Julu, Lanai Jahe, Batang Kundur, Sinuangon dan sejumlah kampung lainnya.
Bagi masyarakat setempat, pembangunan akses jalan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan bagian penting dari upaya membuka keterisolasian wilayah. Kondisi jalan yang lebih baik akan memperlancar arus transportasi, distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, serta akses masyarakat terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Kegigihan Kesrianovi dalam menyampaikan aspirasi masyarakat menjadi gambaran bahwa seorang wali nagari dituntut memiliki kemampuan komunikasi dan keberanian memperjuangkan kepentingan masyarakat di tingkat pemerintahan yang lebih tinggi.
Kepemimpinan Kesrianovi yang relatif masih muda juga menjadi modal positif dalam membangun tata kelola pemerintahan nagari yang responsif terhadap perkembangan zaman.

Ia dinilai memiliki semangat dan keuletan untuk mendorong agar pembangunan di Cubadak Barat tidak berjalan stagnan, tetapi terus bergerak menuju kondisi yang lebih maju.
Dengan adanya perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman terhadap pembangunan ruas Koto Baru–Lanai, masyarakat berharap program tersebut dapat segera direalisasikan sesuai rencana.
Infrastruktur yang representatif diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Dua Koto.
Masyarakat pun memberikan apresiasi terhadap langkah Wali Nagari Kesrianovi yang terus memperjuangkan pembangunan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
Ke depan, sinergi antara pemerintahan nagari, pemerintah kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Pasaman diharapkan semakin diperkuat sehingga berbagai kebutuhan dasar masyarakat Cubadak Barat dapat ditangani secara bertahap, terukur dan berkelanjutan.
Bagi masyarakat, pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya merupakan bukti nyata hadirnya pemerintah di tengah kehidupan mereka.(H Eddi Gultom)




