Medan

Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Penting Demi Negara Kesatuan Republik Indonesia

Anggota DPRD Sumut Irham Buana Nasution, SH, M.Hum saat menggelar sosialisasi penyebarluasan ideologi Pancasila dan penguatan wawasan kebangsaan di Jalan Baru No. 39, Lingkungan V, Kelurahan Indrakasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. (Foto.Fajaruddin/desernews.com)

Medan, desernews.com
Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Partai Golkar Irham Buana Nasution, SH, M.Hum menghimbau jangan ada jarak antara pemerintah, DPRD dan DPR-RI dengan rakyat.

“Saya menjalankan tugas sebagai anggota DPRD karena mandat dari rakyat. Oleh karena itu, jangan ada jarak antara pemerintah, DPRD dan DPR-RI dengan rakyat karena rakyat memegang kedaulatan,”tegas Irham Buana Nasution di saat acara sosialisasi penyebarluasan ideologi Pancasila dan penguatan wawasan kebangsaan.

Kegiatan sosialisasi bertempat di Jalan Baru No. 54, Lingkungan IV, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung dan di Jalan Baru No. 39, Lingkungan V, Kelurahan Indrakasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Minggu (16/8).

Irham Buana mengatakan tugas anggota DPRD Sumut untuk dekat dengan masyarakat sekaligus mensosialisasi ideologi Pancasila dan penguatan wawasan kebangsaan.

Ia menjelaskan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan ini bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Guna merawat persatuan demi negara kesatuan Republik Indonesia.

“Kita harus menyuarakan semangat cinta bangsa dan bernegara. Kita perlu bersatu, meski berbeda suku dan agama. Walaupun kita berbeda-beda, kebhinekaan kita untuk menjaga toleransi,”terang Irham Buana.

Irham Buana mengungkapkan kegiatan sosialisasi penyebarluasan ideologi Pancasila dan penguatan wawasan kebangasaan bertujuan untuk menumbuhkan semangat persatuan, pemahaman dan komitmen bahwa Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.

“Pancasila sebagai pedoman kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus terus digelorakan oleh DPRD untuk menanamkan ideologi Pancasila,”tegas Irham.

Ia menjelaskan pemerintah terus mengembangkan pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan Pancasila itu untuk menunjukkan identitas bangsa. (Fajaruddin Batubara)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close