Daerah

Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah, Bupati Targetkan Sekolah Berkategori “Cukup” Naik Menjadi “Baik”

Ist.

Lubuk Pakam, desernews.com
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, meminta seluruh kepala sekolah di Kabupaten Deli Serdang terus menghadirkan perubahan nyata di lingkungan sekolah sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran, melainkan kepemimpinan, inovasi, dan komitmen kepala sekolah.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Kinerja Kepala Sekolah yang diikuti 784 peserta, terdiri dari kepala TK, SD, SMP hingga pengawas di Grha Bhinneka Perkasa Jaya, Kamis (16/7/2026).

Dari hasil evaluasi kinerja, tercatat rata-rata capaian kinerja seluruh kepala sekolah hingga Juni 2026 berada pada kategori cukup, sehingga diperlukan komitmen untuk terus melakukan inovasi dan pembenahan.

“Lebih dari 50 persen kinerja kepala sekolah kita masih berada pada kategori cukup. Saya berharap dalam beberapa bulan ke depan, kepsek yang masih kategori cukup bisa bergeser menjadi baik,” tegasnya.

Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari kepemimpinan kepala sekolah yang mampu menghadirkan perubahan nyata di lingkungan sekolah, tanpa selalu bergantung pada besarnya anggaran.

Dalam rakor yang tirut dihadiri Sekretaris Daerah, Dedi Maswardy SSos MAP, empat kepala sekolah dengan capaian kinerja terbaik turut memaparkan berbagai inovasi yang telah diterapkan di sekolah masing-masing. Mulai dari peningkatan jumlah peserta didik, penerapan sekolah bebas sampah plastik, penguatan literasi dan numerasi, pembelajaran interaktif, hingga pembiasaan pola hidup sehat bagi siswa.

Bupati berharap praktik-praktik baik tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh kepala sekolah di Deli Serdang untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Penilaian kinerja kepala sekolah ke depan, lanjutnya, juga harus lebih komprehensif, tidak hanya melihat kondisi fisik sekolah, tetapi juga keberhasilan dalam membentuk karakter peserta didik.

Gerakan SAKOLA (Sampah Kita Olah) sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik dan budaya peduli lingkungan diharapkan dapat diaktifkan sebagai upaya dalam menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan kepada siswa.

“Saya ingin penilaian bukan hanya melihat fisik atau performa sekolah, tetapi juga karakter yang ditanamkan kepada siswa. Perubahan yang dilakukan sekolah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Insentif PPPK Paruh Waktu tengah disiapkan melalui Perubahan APBD.

Selain itu, alokasi formasi untuk pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu secara bertahap tengah disiapkan dengan mengacu pada kebutuhan formasi dan hasil penilaian kinerja.

“Saya ingatkan pengangkatan para PPPK Paruh Waktu berbasis kinerja, bapak ibu sebagai kepala sekolah tolong diarahkan mereka dan jadilah kepala sekolah yang punya kualitas, jangan bekerja secara stagnan tanpa inovasi. Jangan sesekali melakukan pungutan apapun di sekolah,” imbaunya.(Rel)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close