Nusantara

Alumni Teknik UNMUHA Ibnu Hafidz Resmi Dilantik Sebagai Perwira Prajurit Karier TNI Berpangkat Letda

Ist.

Jakarta, desernews.com
Sebanyak 796 perwira baru resmi dilantik dalam upacara pengambilan sumpah Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Reguler dan Program Khusus Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Lapangan Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/3).

Upacara pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI, Agus Subiyanto.

Dalam pelantikan tersebut, salah satu sosok yang turut dilantik adalah Ibnu Hafidz, alumni Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), yang kini resmi menyandang pangkat Letnan Dua (Letda) sebagai Perwira Prajurit Karier TNI.

Ibnu Hafidz
merupakan lulusan Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh yang baru saja menyelesaikan studinya dan diwisuda pada April 2025.

Keberhasilannya menjadi perwira TNI menjadi kebanggaan tersendiri bagi almamater serta keluarga dan masyarakat di daerah asalnya.

Hafidz adalah putra dari pasangan Suryadi dan Sri Herawati. Ia merupakan anak pertama dari empat bersaudara yang berasal dari Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.

Keseharian remaja Hafidz digunakan bergaul di kalangan sebayanya di Rimo saat mengenyam pendidikan pada Sekolah dasar Negeri 2 Rimo, dilanjutkan SMPN 3 Gunung Meriah dan menyelesaikan sekolah menengah pada SMKN Gunung Meriah Aceh Singkil.

Pelantikan perwira ini dilaksanakan setelah para peserta menyelesaikan Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikma Pa PK) TNI. Dari total 796 perwira yang dilantik, sebanyak 624 orang berasal dari jalur Perwira Prajurit Karier Reguler, sementara 172 lainnya merupakan peserta dari Program Khusus.

Dalam amanatnya, Panglima TNI Agus Subiyanto menyampaikan bahwa para perwira yang baru dilantik telah melalui proses pendidikan dan pelatihan keprajuritan untuk membentuk karakter sebagai prajurit TNI yang memiliki jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, sekaligus tentara profesional.
Ia juga menegaskan bahwa perkembangan situasi global menuntut prajurit TNI untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan baru.

Menurutnya, ancaman yang dihadapi bangsa saat ini tidak lagi hanya bersifat konvensional, tetapi juga berkembang menjadi ancaman multidimensi.

Ancaman tersebut mencakup berbagai bentuk, termasuk ancaman di bidang siber hingga potensi ancaman biologis yang dapat mempengaruhi stabilitas keamanan nasional.

Selain itu, Panglima TNI mengingatkan bahwa sumpah perwira yang telah diucapkan oleh para lulusan bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah komitmen moral yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta dedikasi dalam mengabdi kepada bangsa dan negara sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Upacara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi TNI, di antaranya Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Muhammad Ali, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Mohamad Tonny Harjono, serta Komandan Kodiklat TNI Mohamad Naudi Nurdika.

Pelantikan Ibnu Hafidz sebagai perwira TNI menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh, bahwa lulusan perguruan tinggi dapat mengambil peran strategis dalam pengabdian kepada bangsa melalui jalur pengabdian militer.(T. Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close