Muhammad Rio, Anggota Brimob Polda Aceh Dipecat dari Polri, Masuk Tentara Bayaran Rusia, Tergiur Gaji Besar

Banda Aceh, desernews.com
Muhammad Rio, Anggota Brimob Polda Aceh telah dipecat dari anggota Polri, masuk tentara bayaran tergiur gaji besar di Rusia, hal itu disampaikan oleh Kapolda Aceh Irjen pol Drs Marzuki Ali Basyah kepada wartawan di sela-sela acara konsolidasi pelaksanaan program makan bergizi gratis di Hermes palace hotel Banda Aceh pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Menurut Kapolda, Muhammad Rio tidak serta merta meninggalkan tugas dan langsung berangkat keluar negeri untuk menjadi bagian dari Militer Rusia.
Sebelumnya yang bersangkutan melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri dan sudah disidang oleh komisi kode etik Polri.
“Pada hari Kamis, 8 Januari 2026 dilakukan proses pelanggaran kode etik Polri dan langsung disidangkan,” kata Kapolda,
Pada tanggal 9 Desember baru kembali masuk dan langsung membeli tiket pesawat keberangkatan pada tanggal 18-19, hal ini menjadi satu indikasi yang kemudian ditelusuri lebih lanjut.
Terkait status keanggotaannya, yang bersangkutan sebenarnya sudah tidak aktif secara fisik dan telah menerima teguran sebanyak tiga kali sebelumnya dengan tingkat pelanggaran yang beragam, berdasarkan hasil evaluasi terdapat rekomendasi untuk di berhentikan.
Ketika ditanya wartawan, apakah ada terlibat pihak lain, Kapolda dengan tegas mengatakan, saat ini proses pendalaman masih dilakukan, kerja sama dengan pihak terkait dan peneliti masih berada pada tahap awal, terkait motif belum dapat disimpulkan secara pasti, karena masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, mengingat setiap tindakan perlu didukung oleh analis dan penanganan secara professional yang tepat sesuai prosedur,” pungkasnya. (T. Jamaluddin)




