DaerahMedan

Mahasiswi UIN-SU Asal Asahan Tewas Tenggelam di Kolam Wisata Abadi Langkat

𝘑𝘦𝘯𝘢𝘻𝘢𝘩 𝘒𝘩𝘢𝘪𝘳𝘶𝘯𝘯𝘪𝘴𝘢 𝘈𝘭𝘩𝘢𝘥𝘺 𝘏𝘢𝘴𝘪𝘣𝘶𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘶𝘵 𝘥𝘪 𝘚𝘶𝘯𝘨𝘢𝘪 𝘚𝘦𝘪 𝘉𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶, 𝘓𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘵, 𝘥𝘪𝘣𝘢𝘸𝘢 𝘱𝘢𝘬𝘢𝘪 𝘢𝘮𝘣𝘶𝘭𝘢𝘯𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘮𝘢𝘺𝘢𝘮𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘥𝘶𝘬𝘢 𝘥𝘪 𝘒𝘢𝘣𝘶𝘱𝘢𝘵𝘦𝘯 𝘈𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯. (𝘍𝘰𝘵𝘰: 𝘒𝘶𝘳𝘦𝘵𝘢/𝘚𝘈𝘙 𝘔𝘦𝘥𝘢𝘯)

Medan, desernews.com

Seorang mahasiswi bernama Khairunnisa Alhady Hasibuan, warga Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, hanyut terbawa arus Sungai Sei Berte, Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu sore, 11 September 2021.

Setelah dilakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai, tim SAR Medan yang terjun ke lokasi menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa pada Minggu 12 September 2021 sekitar pukul 08.00 WIB.

Menurut informasi, kejadian berawal ketika korban bersama 3 orang rekannya mandi-mandi di Sungai Sei Berte pada Sabtu 11 September 2021 sekitar pukul 15.00 WIB. Namun tiba-tiba air sungai naik dan meluap hingga ketinggian 1 meter melebihi pinggiran sungai.

Pada saat itu Khairunnisa bersama rekannya sedang berdiri di sebuah batu, dan seketika air sungai yang cukup deras langsung menghempaskan korban dan rekannya.

Teman berhasil selamat, namun nahas korban terbawa arus sungai. Dan pada saat kejadian, pemandu wisata setempat langsung melakukan pertolongan kepada korban, namun derasnya air sungai membuat korban terlepas hingga menyebabkan korban hanyut terbawa arus.

Tim SAR Medan yang turun ke lokasi, melakukan pencarian dimulai dari lokasi awal korban hanyut, dengan membagi beberapa tim.

Pencarian yang dilakukan tim SAR Medan pun membuahkan hasil. Pada Minggu 12 September 2021 pukul 08.00 WIB, korban ditemukan berjarak sekitar 200 meter dari lokasi awal hanyut. Namun nahas korban sudah tak bernyawa lagi.

Komandan Regu Rescue Kantor SAR Medan, Ardika Ermansyah Putra mengatakan, Khairunnisa ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal korban hanyut, dalam keadaan meninggal dunia.

“Kita langsung mengevakuasi korban dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya disemayamkan di rumah duka,” kata Ardika, dikutip media pada Minggu, 12 September 2021.

“Mewakili pimpinan, kami dari Kantor SAR Medan dan seluruh tim SAR gabungan mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran,” tuturnya. (Kur/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close