DaerahPendidikan

Terkait Kutipan Kepada Murid, Kadis Pendidikan Karo : Saya Akan Panggil Kepseknya

Kadis Pendidikan Karo Edi Surianta Surbakti saat memberikan keterangan kepada wartawan (Foto/Ist)

Tanah Karo, desernews.com
Terkait adanya dugaan pungutan uang kado sebesar 5.000 rupiah kepada setiap murid baru-baru ini guna pernikahan anak seorang guru di SDN 046575 Kutabuluh Gugung, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo belum lama ini menuai kritikan.

Pasalnya,orang tua siswa merasa keberatan sehingga masalahnya sudah sampai ke Dinas Pendidikan Kabupaten Karo dan Kepala Dinas Pendidikan, Drs Eddi Surianta Surbakti, M.Pd mengatakan kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis (3/2/2022) sekira pukul 14:30 wib akan memanggil kepala sekolah, Atang Peranginangin selaku penanggungjawab sekolah.

“Ini lagi saya suruh staff untuk menyelidiki terkait pengutipan yang katanya dipaksa itu. Kalau memang benar ada unsur dipaksa, hal itu tidak dibenarkan.

Pihaknya akan segera memanggil kepala sekolah untuk mengklarifikasi pemberitaan yang telah beredar dimasyarakat agar tidak terjadi presepsi buruk ditengah masyarakat terhadap para pendidik.

“Masalah ini harus diluruskan agar tidak mencederai dunia pendidikan. Sekecil apapun nilai uang yang dikutip ke siswa, apalagi ada unsur dipaksa (wajib). Itu salah, lagian tak ada hubungannya siswa SD dengan anak seorang guru yang akan menikah,”Ujarnya.

Ditambahkannya, jika uang yang nilainya 5.000 rupiah yang diminta ke setiap siswa, jangan anggap remeh atau dianggap kecil nilainya,namun yang menjadi permasalahannya sekarang ini, hubungan antara siswa dengan anak seorang guru yang menikah tidak ada.

“Kecuali guru dan siswa itu ada hubungannya, ini anak seorang guru yang mau kawin,kenapa siswa yang diberatkan.

Saya janji, besok atau lusa masalah ini secepatnya kita selesaikan. Kepala sekolah akan saya panggil, karena bisa saja si kepala sekolah tidak tahu dengan pengutipan ini.

Kadis berharap juga, agar para awak media dapat menunggu klarifikasi dari penanggungjawab sekolah dan jangan sampai pihak dinas yang menjadi sasaran para awak media,padahal orang itu yang berbuat.

“Saya harap dan mohon juga kepada wartawan agar jangan dulu kita memvonis kepala sekolah. Saya bukan membela ya, tapi jika terbukti bersalah ada unsur dipaksa siswanya. Pihak kami akan mengambil tindakan tegas,” ujarnya (Fs-Ring)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close