Polsek Dua Koto Polres Pasaman Pasang Baliho Larangan Terhadap Tambang Ilegal yang Dapat Merusak Kelestarian Lingkungan Hidup

Pasaman, desernews.com
Polsek Dua Koto Polres Pasaman telah memasang baliho tentang larangan terhadap tambang ilegal yang dapat merusak kelestarian lingkungan.
Kegiatan Sosialisasi dan Pemasangan Baliho / Spanduk Himbauan Kamtibmas Kapolres Pasaman AKBP Yodho Huntoro SIK,MIK Polsek Dua Koto itu dilaksanakan bersama Tokoh Masyarakat Lanai Hilir dan Tokoh Masyarakat Muara Tambangan Nagari Cubadak Barat Kec. Dua Koto Kab. Pasaman,Jumat(03/5/2024)
Adapun Baliho/Spanduk himbauan Kamtibmas tersebut terkait Permasalahan Tambang Illegal yang ada di Kab. Pasaman khususnya di Kec. Duo Koto, dengan Tulisan “STOP TAMBANG ILLEGAL dI BUMI DUO KOTO KABUPATEN PASAMAN”
“MARI JAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DEMI ANAK CUCU GENERASI PENERUS BANGSA DIMASA DEPAN”.

Pemasangan Baliho/Spanduk himbauan Kamtibmas Polres Pasaman dan Polsek Dua Koto di pasang di empat tempat terpisah yaitu;
1. Kampung Lanai Hilir Jorong Bandar Padang Pembangunan Nagari Cubadak Barat Kec. Duo Koto.
Kegiatan didampingi dan disaksikan oleh Kepala Jorong Bandar Padang Pembangunan Adi, Tokoh Masyarakat / Anggota Bamus Nagari Cubadak Barat Rahnat Husein Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman.
2. Kampung Koto Baru Jorong Pembangunan Nagari Cubadak Barat Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman.
Kegiatan didampingi dan disaksikan oleh Tokoh Masyarakat Kampung Koto Baru Riki, Kecamatan Duo Koto.
3. Di Jorong Sungai Beremas Nagari Cubadak Barat Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman.
Kegiatan didampingi dan disaksikan oleh Masyarakat Jorong Sungai Beremas Nagari Cubadak Barat Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman.
4. Simpang Mangkumang Jorong Sepakat Nagari Simpang Tonang Selatan Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman, dan disaksikan oleh Tokoh Masyarakat Ustadz Rijal, 40 Tahun, Mangkumang Jorong Sepakat Nagari Persiapan Simpang Tonang Selatan Kecamatan Dua Koto.
Kegiatan berakhir sekira pukul 17.00 wib, selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan terkendali. (Eddi Gultom)




