Presiden Jokowi Lebaran ke 3 di Medan, Salat Jumat di Masjid Agung

Medan, desernews.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Iriana melakukan kunjungan ke Kota Medan Sumatera Utara di lebaran ke 2, Kamis sore, 11 April 2024. Dikabarkan selama dua hari Presiden Jokowi di Medan.
Jokowi ke Medan dalam agenda pribadi ingin bertemu dengan anak Kahiyang Ayu, menantunya Wali Kota Medan Bobby Nasution dan cucu saat momen lebaran. Presiden Jokowi melakukan Salat Jumat berjamaah di Masjid Agung Kota Medan, Jumat, 12 April 2024.
Pantauan di lokasi masjid, tampak pasukan pengamanan presiden (Paspampres) mengamankan dan berjaga di lokasi. Setiap jemaah yang membawa tas masuk ke masjid diperiksa. Sekitar pukul 12.20 WIB, Presiden Jokowi didampingi Pj Gubernur Sumut Hasanuddin masuk ke dalam masjid dan bersalaman dengan jemaah.
Tampak mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengenakan peci hitam, baju putih lengan panjang dan celana keper panjang. Khatib salat Jumat Dr H Dedi Iskandar Batubara, SSos SH MSP yang merupakan Ketua Al Washliyah Sumut serta anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Periode 2019-2024 dan terpilih kembali 2024-2029.
Dalam khutbah Ustaz Dedi Iskanda menyebutkan Quran Surah Al Baqarah Ayat 177, Artinya : Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
Usai salat Jumat berjemaah, mantan Wali Kota Solo itu bersalaman sama warga dan berswafoto dengan jemaah di kawal Paspampres. Presiden Jokowi di dalam mobil membagikan baju warna hitam kepada warga sehingga jadi rebutan.(ds/DN)




