2 Pelaku Pungli Diringkus Satreskrim Setelah Bobby Nasution Singgung Ada Preman Berbaju Loreng Oranye

Medan, desernews.com
Wali Kota Medan, Bobby Nasution sempat menyinggung adanya preman berbaju loreng oranye yang melakukan pungli terhadap pelaku UMKM di Pos Bloc Medan.
Karena meresahkan, Bobby Nasution lantas meminta Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda dan Komandan Kodim 0201/Medan untuk memberantas preman berbaju loreng oranye, yang selama ini meresahkan masyarakat.
Menjawab hal itu, petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan akhirnya menangkap preman yang selama ini beraksi di seputaran Lapangan Merdeka Medan.
Ada dua pelaku yang ditangkap. Mereka yang ditangkap adalah Erli Jaka Perkasa dan Zulkifli Lubis.
Keduanya melakukan pungli terhadap pelaku UMKM.
Saat ditangkap, keduanya ciut kehilangan nyali. Wajah keduanya pucat setelah diringkus polisi.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan, dua preman ini ditangkap dari dua lokasi berbeda.
Erli ditangkap di seputaran Lapangan Merdeka Medan. Dia ditangkap karena memeras pedagang kaki lima sebesar Rp 4 juta.
Setiap pedagang yang hendak berjualan dimintai uang dengan dalih uang keamanan karena merasa warga asli di situ.
Sementara Zulkifli ditangkap di Jalan Cemara Medan. Ia juga mengutip uang kepada pedagang kecil.
“Jadi pelaku yang kami amankan ini mereka melakukan pungutan liar kepada para pedagang UMKM dengan dalih uang keamanan dan untuk menjaga lingkunhan sekitar,” tegas Kompol Teuku Fathir Mustafa, Sabtu (5/11/20220.
Kepada polisi, keduanya mengaku memeras pedagang kaki lima selama 6-8 bulan. Uang hasil memeras pedagang itu digunakan untuk keperluan pribadi.
Polisi berharap masyarakat tak sungkan melaporkan jika menjadi korban pungli preman yang ada di Medan.
“Terhadap dua orang ini kami menerapkan pasal 368 Kuhp dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ucapnya.(tm/DN)




