Beni, Kaki Tangan Mafia Perjudian Dibekuk Polisi Usai Barak Judi di Kutalimbaru Digrebek

Kutalimbaru, desernews.com
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa bersama anak buahnya kembali menggerebek barak narkoba di Dusun Tanjung Pamah, Desa Namo Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Senin (10/4/2023).
Saat penggerebekan berlangsung, terdengar suara letusan senjata api berkali-kali di lokasi barak narkoba, yang konon kabarnya dikelola oleh dedengkot OKP yang terkenal cukup ‘licin’.
Ketika polisi menyerbu barak narkoba itu, terdengar teriakan keras “TANGKAP SAMSUL”. Belum tahu siapa Samsul yang dimaksud polisi.
Apakah Samsul Tarigan yang kabarnya pemilik Diskotek Key Garden dan mantan DPO kasus galian C ilegal itu, atau ada Samsul lain yang merupakan mafia di Kota Binjai.
“Samsul itu, Samsul, tangkap – tangkap,” teriak sejumlah petugas sembari meletuskan senjata api.
Tak lama berselang, polisi berseragam lengkap dan pakaian preman langsung merangsek masuk ke barak narkoba dan judi. Dalam penggerebekan itu, ditangkap seorang pria bernama Beni.
Beni kabarnya merupakan ‘titipan’ mafia judi terbesar di Sumut, untuk mengelola judi di barak narkoba Dusun Tanjung Pamah.
Beni menjadi sorotan, karena dia disebut-sebut merupakan ‘kaki tangan’ sang dedengkot OKP yang selama ini santer namanya disebut ‘kebal hukum’ lantaran sulit sekali ditangkap.
Foto Beni ketika ditangkap cepat menyebar luas. Bahkan, ada foto Beni bersama Samsul Tarigan dan Wali Kota Binjai, Amir Hamzah yang lagi duduk semeja beredar.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan pihaknya masih mendata siapa saja yang ditangkap.
Fatir tidak menampik, bahwa dia ada menangkap Beni, pria yang disebut-sebut ‘titipan’ mafia judi untuk mengelola perjudian di barak narkoba.
“Nanti akan kami sampaikan,” kata Fatir.
Sosok Samsul Tarigan
Mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Kota Binjai, Samsul Tarigan berulangkali lolos dari penangkapan polisi.
Beberapa waktu lalu, Samsul Tarigan yang disebut sebagai pemilik Diskotek Key Garden pernah masuk sebagai DPO kasus galian C ilegal.
Saat dirinya DPO, Samsul Tarigan bikin heboh lantaran berfoto dengan Arteria Dahlan, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan.
Meski belum jelas apakah foto Samsul Tarigan dan Arteria Dahlan itu diambil di Kota Medan ataupun di Kota Binjai, tapi kemunculan foto itu menguak bahwa selama ini pemilik Key Garden itu bebas berkeliaran tanpa menjalani proses hukum.
Diketahui, Samsul Tarigan sempat menjadi buronan dalam kasus galian C ilegal di lahan milik PTPN II, di Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Sumatera Utara. Namun, tak banyak yang mengenal sosok Samsul Tarigan ini.
Berikut adalah kisah dan sosok Samsul Tarigan yang berhasil wartawan rangkum.
Kisah Perjalanan Hidup Samsul Tarigan
Samsul Tarigan, DPO Polda Sumut dalam kasus galian C ilegal ini ternyata punya segudang kisah menarik. Sebagaimana dilansir dari akun Youtube Edu Sitepu XDS, sebelum Samsul Tarigan sukses dengan beragam usahanya, lelaki bertubuh gempal ini ternyata pernah menjalani beragam pekerjaan.
Dalam video atau film berbahasa Karo yang diunggah di akun Youtube Edu Sitepu XDS ini (klik linknya), Samsul Tarigan dahulunya dikishkan sebagai seorang petani kacang panjang.
Dia bertani bersama sang istri bernama Yanti. Saat masa-masa susahnya itu, Samsul Tarigan pernah melakoni usaha sebagai pedagang sayur di pasar Kota Binjai.
Sebelum berjualan sayur, Samsul Tarigan terlebih dahulu meminjam uang kepada seorang rentenir. Sayangnya, usaha berjualan sayur yang dilakoni Samsul Tarigan merugi.
Modal yang ia keluarkan, tidak kembali lagi lantaran sayur yang dijual jauh di bawah harga.
Jadi Pengumpul Rekap Togel
Saat usaha berjualan sayurnya tumpur, Samsul Tarigan sempat kehilangan arah. Dia kemudian dikisahkan bertemu dengan bos judi togel di satu warung. Kala itu, Samsul Tarigan dikenalkan oleh temannya, yang merupakan ‘kaki tangan’ si bandar togel.
Dari pertemuan itu, Samsul Tarigan membulatkan tekad untuk menjalani dunia hitam tersebut.
Karena merasa uang yang didapat dari pengumpul rekap togel begitu mudah dan menggiurkan, Samsul Tarigan kemudian memberanikan diri membuka sendiri usaha seperti bosnya.
Belakangan, sang bos judi togel resah dengan Samsul Tarigan. Bos judi togel itu lantas menyusun siasat, untuk menjatuhkan Samsul tarigan.
Istri Ditangkap Polisi
Dalam film berbahasa Karo yang menceritakan jalan hidup Samsul Tarigan itu, diceritakan bahwa istri mantan Ketua DPD IPK Kota Binjai ini sempat ditahan polisi.
Istri Samsul Tarigan yang dalam film itu disebutkan bernama Yanti ditangkap karena ulah bos judi togel yang tidak senang dengan Samsul Tarigan.
Yanti dituduh sebagai bandar togel, karena sang bandar yang sebenarnya cuma ingin menjatuhkan Samsul Tarigan.
Setelah istrinya ditangkap, Samsul Tarigan kemudian beralih profesi menjadi kuli bangunan. Pelan-pelan, dia memulai usaha barunya.
Jadi Pengusaha Galian C
Setelah istrinya keluar penjara, Samsul Tarigan memulai usaha baru, yakni galian C. Dia mengeruk pasir dan tanah untuk dijual lagi.
Dari galian C ini pula, Samsul Tarigan mengumpulkan pundi-pundi kekayaannya. Dia lantas makin berjaya, dan membangun diskotek Sky Garden.
Belakangan, usaha galian C yang dilakukan Samsul Tarigan ternyata melanggar aturan, karena tidak mengantongi izin usaha.
Samsul Tarigan disebut dengan sengaja mengexploitasi lahan milik PTPN II hingga merugikan negara. Karena kasus ini pula, Samsul Tarigan masuk DPO Polda Sumut sejak tahun 2019.
Sering Berbagi Bantuan dan Sedekah
Meski dianggap sebagai bandit dan mafia galian C ilegal, ternyata Samsul Tarigan juga dikenal sebagai sosok yang dermawan. Samsul Tarigan yang berhasil mengumpulkan harta dari berbagai usahanya itu kerap menyantuni warga.
Samsul Tarigan sering terekam membagi-bagikan sembako kepada masyarakat.
Saat masih menjabat sebagai Ketua DPD IPK Kota Binjai, Samsul Tarigan sering berbagi dengan masyarakat kurang mampu. Kebiasaan berbaginya itu juga ditularkannya kepada sang anak bernama Jonatan Tarigan.
Kendati dikenal sering berbagi, tapi Samsul Tarigan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sampai sekarang, Samsul Tarigan yang membuka usaha galian C ilegal di Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai ini belum menjalani proses hukum.
Malah adik kandungnya bernama Putra Tarigan yang sempat ditangkap Polda Sumut, meskipun terakhir kabar menyebutkan bahwa berkas perkara Putra Tarigan dikembalikan lagi oleh jaksa ke Polda Sumut.(tm/DN)




