Mengenal Pisang Kepok Keling, Primadona Asli Tebing Tinggi yang Bersertifikat
Pisang Kepok Keling Varietas Lokal Asli Kota Tebingtinggi

Tebingtinggi, desernews.com
Pisang kepok keling merupakan varietas lokal asli Tebing Tinggi Sumatera Utara, yang menjadi salah satu komoditas unggulan di samping hasil bumi lainnya.
Satu tandan pisang kepok keling bisa memuat 16 hingga 18 sisir, dengan jangka waktu kurang lebih satu tahun panen.
Di Tebing Tinggi, pisang ini pada umumnya diolah menjadi keripik pisang.
Pisang kepok keling merupakan varietas lokal asli Tebing Tinggi yang sudah ada sejak lama, dan sudah memiliki sertifikat yang telah terdaftar di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian.
Pisang kepok keling ini dipamerkan pada pameran di acara Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-XVI yang digelar di Lanud Sutan Syahrir Kota Padang, Sumatera Barat mulai 10-15 Juni 2023 mendatang.
Salah satu petani pisang kepok keling di bawah binaan Dinas Pertanian, Jurodi Kristian Panjaitan mengatakan, dahulu setiap rumah ada yang menanam pisang kepok keling ini, tetapi saat ini petani tidak begitu banyak yang menanam pisang karena pisang sering hilang di ladang sebelum di panen.
“Satu tandan pisang kepok keling bisa memuat 16 hingga 18 sisir dengan jangka waktu panen kurang lebih satu tahun,” kata Jurodi, Selasa (13/6).
Sambungnya, di Tebing Tinggi pisang kepok keling pada umumnya diolah menjadi keripik pisang, selain itu juga bisa menjadi kolak, hingga pisang goreng.
“Kalau saya jual pisangnya yang saja, itu dijual kepada pelaku usaha keripik pisang di Tebing Tinggi,” katanya yang sudah menjadi petani pisang kepok keling mentah selama 4 tahun. (Suhartoyo)




