Kepala Puskesmas Karang Anyar Dirampok di Jalan Tol Tanjung Morawa

Deli Serdang, desernews.com
Kepala Puskesmas Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, dr Hermida Suherman MKn di rampok di jalan tol Tanjung Morawa saat hendak pulang ke rumahnya, Kamis (12/01/2023).
Dua pria beraksi melakukan perampokan di Tol Tanjung Morawa, tepatnya KM 32.4 Desa Bangun Sari, Kamis (12/1).
Kedua penjahat yang belum diketahui indentitas itu, merampok Kepala Puskesmas Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang dr Hermida Suherman MKn.
Dari kejadian itu, Kepala Puskesmas Beringin selain kehilangan barang berharga yang diambil paksa garong, tangannya juga mengalami luka.
Kejadian tersebut dibenarkan korban dr Hermida kepada Antara.
Ia menerangkan perampokan berawal saat mengendarai mobil Avanza BK 1514 OF masuk tol Tanjung Morawa untuk pulang ke rumah di Medan.
Dalam perjalanan sekitar 500 meter lebih, ban bagian belakang sebelah kiri mobil terasa kempis. Kemudian turun mengecek dan ternyata benar.
“Saya karena tidak pandai mengganti ban menghubungi suami. Lalu disarankan menunggu sebentar di dalam mobil. Tak berapa lama datang seorang pria tidak dikenal menghampiri menawarkan bantuan,” terang Hermida lewat panggilan telepon seluler, Jumat (13/1).
Merasa takut, lanjut Hermida ia tidak bersedia dibantu pria yang tidak dikenalnya itu.
“Secara tiba-tiba datang lagi laki-laki dari sebelah kiri langsung memecahkan kaca mobil. Kemudian mengambil paksa tas dari dalam mobil. Aku mencoba menyelamatkan, sehingga terjadi aksi tarik menarik. Namun, upaya gagal hingga mengakibatkan tangan terluka. Kedua penjahat setelah berhasil merampok kabur,” jelasnya.
Setelah itu, kata Hermida melaporkan kejadian perampokan ke Polsek Tanjung Morawa.
“Barang di dalam tas berisi uang tunai Rp.700 ribu, kartu ATM, SIM A dan C serta barang berharga lainya,” katanya.
Sementara Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit SH dikonfirmasi soal kasus perampokan dimaksud menyatakan laporan korban telah diterima.
“Kami masih melakukan penyelidikan kasusnya,” pungkasnya.
Hermida mengaku masih trauma atas peristiwa perampokan tersebut. Namun ia berharap kepada pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku perampok. (***)




