
Tapanuli Utara, desernews.com
Gubernur Sumatera Utara (Gubernur Sumut), Edy Rahmayadi, menyerahkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa gempa 6,0 Magnitudo di Tapanuli Utara (Taput).
Bantuan diserahkan Edy kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Taput berupa material bahan bangunan senilai Rp100.000.000, 1.000 paket sembako senilai Rp133.000.000, obat-obatan dan vitamin.
Edy berharap, bantuan tersebut dapat segera digunakan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak akibat bencana, terutama yang rusak berat. Sehingga, warga dapat segera kembali menempati rumahnya.
“Rumah merupakan hal yang prioritas untuk warga. Selain rumah, sekolah dan tempat ibadah juga harus segera diperbaiki,” ujar Edy Rahmayadi, saat meninjau Posko Gempa Taput di Kantor Bupati Taput, Tarutung, Senin (3/10).
Diketahui, selain korban meninggal dunia satu orang dan 24 orang mengalami luka-luka, gempa yang terjadi Sabtu (1/10) lalu, mengakibatkan 1.278 unit rumah penduduk di sembilan kecamatan mengalami kerusakan.
Lalu, 72 tempat ibadah, 30 titik ruas jalan, sembilan unit jembatan, 22 unit fasilitas pendidikan, tiga unit fasilitas kesehatan, 24 unit kantor pemerintahan, tiga unit kantor swasta, dan 35 titik saluran irigasi yang rusak akibat gempa.
Selain itu, Edy juga meminta dilakukan penyembuhan secara psikologis terhadap para korban bencana. Karena bencana yang terjadi juga menyebabkan trauma mendalam bagi para korban. “Ini kita juga minta pendampingan psikologis untuk korban gempa, semua diharapkan dapat terlibat,” katanya.
Kapolda Sumut, Irjend Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengungkapkan beberapa progres perbaikan fasilitas yang rusak. Seperti jalan dan sumber air dari Aek Sigeaon yang alirannya terganggu lantaran gempa. Begitu pula dengan listrik yang secara umum sudah membaik.
“Kondisi secara umum cukup baik, sama-sama dengan masyarakat kita berikan rasa aman kepada masyarakat, kita beri keyakinan bahwa kondisi ini bisa teratasi, pertumbuhan ekonomi tidak boleh mati,” kata Panca.(wol/DN)




