GOW Pasaman Dorong Remaja SMPN 1 Dua Koto Bangkit dan Berkarakter Ditengah Tantangan Era Digital

Pasaman (Dua Koto), desernews.com
Upaya membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas dan memiliki ketahanan moral di tengah derasnya perkembangan teknologi mendapat perhatian serius dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pasaman.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi bidang pendidikan dengan tema “Remaja Bangkit dan Berkarakter” yang digelar di Laboratorium IPA SMPN 1 Dua Koto, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Selasa (15/9/2026) pagi.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 35 peserta didik yang berasal dari kelas VII hingga kelas IX. Kehadiran jajaran GOW Kabupaten Pasaman mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter dan ketahanan generasi muda menghadapi berbagai tantangan sosial.
Kepala SMPN 1 Dua Koto, Feri Famieo, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena kegiatan tersebut dapat terlaksana sekaligus menjadi momentum penting bagi para siswa untuk memperoleh wawasan, bimbingan dan motivasi dalam membentuk kepribadian yang kokoh.
“Mari kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT, karena pada pagi yang berbahagia ini kita dapat hadir bersama dalam kegiatan sosialisasi siswa yang berkarakter dengan tema ‘Remaja Bangkit dan Berkarakter’,” ujar Feri.
Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda memiliki relevansi yang sangat kuat dengan visi pembangunan Kabupaten Pasaman, yakni “Pasaman Bangkit, Maju dan Berkelanjutan.”
Feri juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Ia mengawali sambutannya dengan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW seraya berharap seluruh peserta memperoleh keberkahan dan syafaat beliau di akhirat kelak.
Dalam kesempatan tersebut, Feri memberikan apresiasi khusus kepada Ketua GOW Kabupaten Pasaman, Ny. Asra Parulian Dalimunthe, yang hadir bersama rombongan untuk memberikan pembinaan secara langsung kepada para siswa.
Menurut Feri, kehadiran Ketua GOW bersama jajaran merupakan sebuah kehormatan bagi keluarga besar SMPN 1 Dua Koto. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian organisasi wanita Kabupaten Pasaman terhadap dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi penerus.
“Ibu-ibu GOW ini adalah ibu-ibu yang luar biasa, hebat dan perkasa. Kami berharap seluruh ilmu, arahan dan bimbingan yang diberikan dapat diterima dan dipahami oleh anak-anak kita,” ungkapnya.
Feri menilai, tantangan yang dihadapi remaja saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan masa sebelumnya. Perkembangan teknologi digital membuat anak-anak dapat berinteraksi dengan berbagai informasi dari seluruh penjuru dunia hanya melalui telepon genggam.

Karena itu, menurutnya, penguatan karakter menjadi benteng utama agar peserta didik mampu memilah informasi, membedakan antara sesuatu yang benar dan salah, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai konten negatif.
“Godaan anak-anak kita sekarang bukan hanya berasal dari lingkungan pertemanan, tetapi juga dapat datang dari seluruh dunia melalui telepon genggam. Semuanya ada di sana. Kalau tidak memiliki karakter yang kuat, tentu akan sangat berbahaya,” tegasnya.
Feri menambahkan, pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan melalui teori di ruang kelas. Diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah agar pembinaan generasi muda berlangsung secara berkesinambungan.
Ia pun menyambut baik program GOW Kabupaten Pasaman yang turun langsung ke sekolah-sekolah.
“Alhamdulillah, GOW Pasaman memberikan perhatian dan pembinaan yang luar biasa dengan turun langsung ke lapangan. Sekolah kami mendapat kesempatan menjadi salah satu tempat kegiatan ini, tentu merupakan suatu kehormatan bagi kami,” katanya.
Ia berharap para peserta tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga mampu menjadi kader-kader penggerak karakter yang nantinya dapat memberikan pengaruh positif kepada teman-temannya di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
GOW Pasaman Perkuat Ketahanan Generasi Muda
Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Pasaman Ny. Asra Parulian Dalimunthe menyampaikan apresiasi kepada pihak SMPN 1 Dua Koto yang telah memberikan kesempatan kepada GOW untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan edukasi kepada para peserta didik.
Menurut Ny. Asra, GOW Kabupaten Pasaman merupakan wadah yang menghimpun 27 organisasi wanita yang memiliki komitmen untuk bersinergi dan bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang maju, berkarakter dan berkelanjutan.
“Kami sangat berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dan memberikan fasilitasi pendidikan kepada anak-anak didik di SMPN 1 Dua Koto,” tuturnya.
Ny. Asra menekankan bahwa berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat tidak terlepas dari ketahanan keluarga.
Persoalan ekonomi, kesehatan, pendidikan, lingkungan hingga pergaulan dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan anak. Karena itu, GOW berupaya mengambil bagian dalam memberikan edukasi dan solusi terhadap berbagai persoalan tersebut, khususnya yang berkaitan dengan generasi muda.
Ia mengingatkan para siswa agar mewaspadai berbagai fenomena sosial yang saat ini dapat mengancam masa depan generasi muda, seperti perundungan (bullying), LGBT, minuman keras, aktivitas ngelem, narkoba, judi online serta berbagai bentuk perilaku negatif lainnya. “Persoalan-persoalan tersebut dapat memengaruhi tumbuh kembangnya anak, baik secara fisik, mental maupun sosial,” jelasnya.
Menurut Ny. Asra, tantangan lain yang tidak kalah serius adalah derasnya arus informasi melalui media sosial. Anak-anak dapat memperoleh informasi tanpa filter, sehingga diperlukan kemampuan berpikir kritis dan landasan nilai agama yang kuat.
Ia mengingatkan agar para siswa tidak menjadikan semua informasi yang mereka lihat di media sosial sebagai sebuah kebenaran.
“Anak-anak kita harus mampu menyaring apa yang mereka lihat dan dengar. Jangan sampai sesuatu yang salah dianggap benar hanya karena banyak dilihat atau dibicarakan di media sosial,” pesannya.Ny. Asra juga mengajak para siswa untuk menjadikan pendidikan, agama dan lingkungan keluarga sebagai fondasi dalam membangun masa depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran GOW Kabupaten Pasaman, yakni Eliza, M.Pd., Lija Urwati Luska, S.Pd.I., dan Tri Farnianti, M.Fis.Ftr, yang berada di bawah kepemimpinan Ketua GOW Kabupaten Pasaman Ny. Asra Parulian Dalimunthe.
Kegiatan sosialisasi tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak semata-mata berbicara mengenai kecerdasan akademik, tetapi juga menyangkut pembentukan moral, mental, karakter dan kemampuan generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman.
Sinergi antara sekolah yang dipimpin Feri Famieo, S.Pd., GOW Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Ny. Asra Parulian Dalimunthe, serta Pemerintah Kabupaten Pasaman menjadi modal penting dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan sosial.
Dengan karakter yang kuat, para remaja diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang benar-benar bangkit, maju, berintegritas dan mampu menjaga keberlanjutan pembangunan Kabupaten Pasaman di masa mendatang.(H.Eddi Gultom)




