Berita PilihanNasional

Dianggap Terus Berbohong di Persidangan, Keluarga Brigadir J Harap JPU Tuntut Hukuman Mati kepada Ferdy Sambo dan Putri

Ayah Brigadir J Samuel Hutabarat.

Jakarta, desernews.com
Keluarga Yosua Hutabarat mengharapkan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberi tuntutan hukum mati ke terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Keluarga Yosua ingin Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mendapat hukuman maksimal dari Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Sudah lama menunggu persidangan, mudah-mudahan tercapai yang kami harapkan,” ujar Rohani, bibi Yosua, Sabtu (14/1/2023).

Menurut Rohani, selama ini empat terdakwa kasus pembunuhan Yosua konsisten berbohong di pengadilan.

“Mereka berusaha menutup tidak menunjukkan kejujuran, berbohong,” ucapnya.

Ia juga menuturkan, keluarga Yosua melihat Putri Candrawathi penuh kebohongan dalam tuduhan pelecehan seksual ketika memberikan keterangan di persidangan.

“Dari sini bisa menilai, sudah dilecehkan, dibanting, diperkosa, kok masih memanggil Yosua bertatap muka di ruangan dengan alasan sudah memaafkan. Kalau saya sebagai perempuan, dijawil saja, sudah saya tampar yang melecehkan,” kata Rohani.

Oleh karena itu, ia memohon kepada hakim untuk memberikan keadilan. Ia juga tidak tega melihat ayah dan ibu almarhum Yosua yang masih sering menangis ketika melihat persidangan karena ada tuduhan pelecehan seksual itu.

“Untuk Eliezer sudah ada kejujuran, hakim mudah-mudahan memberikan keringanan. Kami dari keluarga sudah melihat keterangan Eliezer yang menentang Sambo, mudah-mudahan tuntutannya sesuai,” tutur Rohani.

Terkait kehadiran keluarga Yosua dalam sidang tuntutan, Rohani mengaku belum ada pemberitahuan dari kuasa hukum.

Namun, ia memastikan keluarga Yosua tetap memantau jalannya persidangan.(tm/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close