Aceh Darussalam

Dandim Pidie Sosialisasikan Rekrutmen TNI AD kepada Santri di Pidie Jaya

Ist.

Pidie Jaya, desernews.com
Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi mengunjungi Pondok Pesantren Darul Munawwarah, Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (7/11/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antara TNI dan keluarga besar pesantren. Selain itu, Abdul Hadi menyosialisasikan penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD) melalui jalur Bintara dan Tamtama PK Gelombang I Tahun 2027.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Munawwarah, Tgk. H. Anwar Usman, bersama dewan guru dan para santri menyambut kedatangan Dandim beserta rombongan.

Anwar mengapresiasi kunjungan tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini memberikan informasi penting bagi para santri yang ingin mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI AD.

“Informasi ini sangat penting bagi kami sekaligus semakin memperkuat silaturahmi antara Kodim 0102/Pidie dengan keluarga besar Pondok Pesantren Darul Munawwarah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Hadi mengajak para santri mempersiapkan diri sejak dini jika ingin mengikuti seleksi prajurit TNI AD.

Ia menyampaikan bahwa penerimaan Bintara dan Tamtama PK Gelombang I Tahun 2027 membuka peluang bagi generasi muda untuk mengabdi kepada negara. Ia juga menegaskan bahwa proses penerimaan tidak memungut biaya.

Abdul Hadi menyebut sejumlah ketentuan usia dan tinggi badan dalam sosialisasi tersebut. Calon peserta berusia 17 hingga 26 tahun, dengan tinggi badan minimal 163 sentimeter untuk Bintara dan 158 sentimeter untuk Tamtama.

“Proses penerimaan ini gratis, mulai dari seleksi hingga lulus pendidikan. Jangan percaya kepada calo yang menjanjikan kelulusan,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh putra-putri Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi prajurit TNI AD. Karena itu, calon peserta perlu menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran fisik, serta membangun kedisiplinan, Imbuhnya.

Sementara, Pasi Pers Kodim 0102/Pidie Kapten Inf A. Fitra kemudian menjelaskan tahapan seleksi. Tahapan tersebut meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, serta pemeriksaan lain sesuai ketentuan.

Dalam kegiatan itu, para santri juga menyaksikan video perjalanan hidup Abdul Hadi, mulai dari masa kecil, pendidikan, hingga perjuangannya menjadi prajurit TNI. Tayangan tersebut diharapkan dapat memotivasi santri untuk belajar, bekerja keras, dan pantang menyerah dalam meraih cita-cita.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0102/Pidie berharap hubungan dengan keluarga besar pesantren semakin erat. Selain itu, sosialisasi tersebut diharapkan mendorong generasi muda untuk mengenal peluang pengabdian melalui TNI AD.(T. Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close