
Bandung, dessernews.com
H. Odeng Cecep Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Purnakarya Perkebunan Nusantara (FKPPN) Jawa Barat-Banten Priode 2024-2027, dalam musyawarah wilayah, yang berlangsung di Gedung Ex Korwil PTPN 8, Jln. Ir. H. Juanda 107 Kota Bandung, Senin (6/6/2024).
Musyawarah Wilayah DPW FKPPN Jabar-Banten, dihadiri 7 dari 8 DPD FKPPN, terdiri dari Sukabumi, Cianjur, Banten, Bandung Barat, Bandung, Priangan Timur dan Subang-Purwakarta. Sedang DPD FKPPN Garut tidak mengirim perwakilan.

Sidang Muswil di Pimpin H. Suhartoyo (DPN) didampingi H. Cucu Syamsudin (DPW) dan Akom (DPD), menyatakan sah kehadiran peserta. Hadir dalam musyawarah tersebut, Ketua Umum DPN FKPPN Drs. H. N. Serta Ginting bersama Bendum Paijo Karyodiwiryo dan unsur pengurus lainnya.

Acara didahului dengan laporan panitia pelaksana H. Agus Sudrajat, selanjutnya kata bimbingan dan pengarahan dari Ketua Umum DPN FKPPN.
Dalam pengarahannya, Ketua Umum DPN FKPPN Drs. H. N. Serta Ginting, mengharapkan kepada seluruh Pengurus DPD se Jawa Barat-Banten, untuk memilih Ketua dan menyusun Kepengurusan, sosok yang benar-benar mau berjuang untuk kepentingan para purnakarya perkebunan.

Dikatakan Ginting, keberadaan FKPPN harus benar-benar punya manfaat untuk para purnakarya, yang sampai saat ini masih banyak hak-haknya belum dipenuhi perusahaan.
Serta Ginting mengingatkan pengurus terpilih DPW Jabar-Banten, agar taat terhadap AD ART FKPPN. Gunakan Komunikasi yang baik dengan DPN dan DPD serta para purnakarya yang bukan pengurus, dalam hal menyelesaikan permasalahan.

“Karena FKPPN baru memasuki priode kedua kepengurusan, kita harus banyak belajar dan berbenah, sehingga arah perjuangan jelas tujuannya dan para purnakarya merasa terayomi,” papar Serta Ginting.
Sementara itu, Ketua DPW FKPPN Jabar-Banten Priode 2021-2024 H. Agus Sudrajat dalam laporan pertanggungjawaban menyampaikan, masih banyak permasalahan yang belum terselesaikan.

Menurut Sudrajat, dirinya sebagai Ketua DPW pengganti antar waktu, mengakui masih banyak kelemahan, sehingga pihaknya meminta maaf jika belum bisa memuaskan para anggota.
“Pelaksanaan muswil ini belum sempurna, jadi saya mengharapkan pada pengurus terpilih, agar bisa menerima kekurangannya dan kedepan bisa membenahi organisasi purnakarya ini kearah yang lebih baik,” ucap Agus Sudrajat.
Dalam sesi pemilihan Ketua DPW FKPPN Jabar-Banten priode 2024-2027, Pimpinan Sidang Muswil H. Suhartoyo mempertanyakan kepada seluruh peserta dari 7 DPD, apakah telah mempunyai calon ketua, dijawab serempak sudah ada.
Ketika di persilahkan Pimpinan Sidang, setiap DPD menyampaikan figur calon ketua, semua menyebutkan satu nama yaitu HOC Hidayat.
Mendengarkan jawaban tersebut, Pimpinan Sidang menyampaikan apakah pemilihan Ketua DPW FKPPN Jabar-Banten, dilakukan secara aklamasi, semua peserta setuju, maka ditetapkanlah Ketua terpilih yaitu HOC Hidayat.
Disepakati dalam musyawarah tersebut, Ketua Terpilih DPW FKPPN Jabar-Banten HOC Hidayat ditetapkan sebagai Formatur Tunggal, untuk menyusun Kepengurusan baru.

Dalam sambutannya, usai ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Terpilih DPW FKPPN Jabar-Banten, HOC Hidayat yang pernah duduk sebagai Anggota DPRD Kabupaten Cianjur selama dua priode, yaitu tahun 1992-1997 dan 1997-2002 serta akan maju dalam Pilbub Cianjur Selatan tahun 2025, menyatakan siap menerima amanah dari Pengurus DPD.
“Saya siap mengemban tugas ini, demi kesejahteraan para purnakarya di wilayah Jabar-Banten sepenuh hati, dalam hal penyelesaian pembayaran SHT dan hak-hak lainnya yang belum dipenuhi perusahaan,” ucap HOC Hidayat.

Dipenghujung musyawarah, Pimpinan Sidang H. Suhartoyo menyampaikan kepada Ketua Terpilih, agar menyusun Kepengurusan Priode 2024-2027 secepatnya, hingga bisa dilantik keesokan harinya, dalam acara Halal Bi Halal Nasional DPN FKPPN ditempat yang sama.
“Semoga pengurus terpilih nantinya, dapat saling bekerjasama dan sama-sama bekerja, sehingga tuntutan purnakarya tercapai,” pesan Pimpinan Sidang H. Suhartoyo.
Malam Ramah Tamah
Malam harinya, diadakan acara ramah tamah, silaturahmi dan saling bertukar informasi, terkait dengan kesejahteraan purnakarya dalam hal penyelesaian SHT, kenaikan Manfaat Pensiun dan lainnya.
Penulis : H. Suhartoyo, QIA




