Daerah

Bupati Karo Apresiasi Pengiriman Buah Jeruk Ke Istana Negara Oleh Warga Liang Melas

Bupati Karo Cory.S.Sebayang didampingi Wabup Theopilus Ginting dan Kepala Bapeda Ir Nasib Sianturi,Kabag Protokol Humas Pemkab Karo Frans Leonardo Surbakti,SSTP saat memberikan tanggapannya (Foto/Ist)

Tanah Karo, desernews.com

Terkait adanya aksi dari masyarakat Desa Liang Melas Datas selama ini karena mengeluhkan kerusakan jalan menuju empat Kecamatan yakni Kecamatan Tigabinanga, Kecamatan Kutabuluh, Kecamatan Mardinding dan Kecamatan Laubaleng Kabupaten Karo.

Bahkan terlihat adanya postingan di Medsos kerusakan parah jalan sehingga mobil pun sangat sulit melintas dan terpaksa dibantu mobil hartop menariknya agar bisa keluar dari jalan berlumpur itu.

Sebagai salah satu bentuk protes dari warga empat Kecamatan itu , hari ini Jumat (3/12/2021) memberangkatkan tiga ton atau tiga ribu kilogram buah jeruk manis hasil dari pertanian warga di wilayah Liang Melas Datas sebagai oleh-oleh ke Istana Negara di Jakarta untuk diserahkan kepada Presiden RI Ir.Joko Widodo.

3000 kg (3 ton) jeruk manis dari Tanah Karo siap di berangkatkan menuju istana Jakarta

Hal ini dilakukan sekaligus untuk menyampaikan bahwa daerah mereka, Liang Melas Datas terkesan di anak tirikan oleh Pemerintah Kabupaten Karo selama ini, khususnya di bidang infrastruktur jalan agar diperhatikan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Karo Cory S Sebayang, didampingi Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi,kepada sejumlah wartawan Jumat (3/12/2021) sekira pukul 12:20 wib di aula Kantor Bupati Karo , sangat mengapresiasi langkah warga Liang Melas Datas membawa oleh-oleh hasil pertanian Kabupaten Karo kepada bapak Presiden Joko Widodo.

Semoga masyarakat kita yang berangkat sehat walafiat di jalan, begitu juga nanti kembali ke Tanah Karo juga sehat-sehat serta berharap membawa oleh-oleh dari Istana.

Terkait atas keluhan warga yang tinggal di Liang Melas Datas, Bupati Karo menjelaskan, bahwa tahap pertama di tahun 2022 kita akan membangun Puskesmas, selanjutnya, di dalam APBD tahun 2022 juga sudah ditampung sekitar 6 milyar lebih untuk membangun drainase dan pengerasan jalan secara bertahap, “Jelasnya.

Ketika dipertanyakan wartawan , bahwa sebahagian kawasan tersebut merupakan kawasan hutan lindung, Wakil Bupati Karo menyampaikan, “di SK.92.93 kita akui memang kawasan hutan lindung, namun komitmen kita, Pemkab Karo hadir untuk kepentingan masyarakat.

Sepanjang pembangunan itu untuk masyarakat, kita tetap akan perjuangkan pembangunan Liang Melas Datas,bahkan, kalau UU membenarkan, kita akan jadikan Liang Melas Datas menjadi satu kecamatan sehingga nantinya segala urusan masyatakat akan lebih cepat dan lebih baik lagi, “Pungkas Wakil Bupati Karo.(Fs-Ring)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close