Pembangunan Jalan Bandar Padang Terus Dikebut, Warga Cubadak Barat Sambut dengan Optimisme

Pasaman (Dua Koto), desernews.com
Pembangunan dan perataan jalan utama di kawasan Kejorongan Bandar Padang, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman,Sumatera Barat terus menunjukkan perkembangan positif.
Kehadiran alat berat di lokasi menjadi penanda bahwa pembenahan akses transportasi masyarakat di kawasan tersebut tengah berjalan secara bertahap.
Berdasarkan pantauan wartawan Desernews.com di lapangan, Senin (28/9/2026) pagi alat berat pemadat jalan dan perata tanah terlihat aktif melakukan pekerjaan. Sejumlah bagian badan jalan yang sebelumnya berupa tanah liat bergelombang dan mudah berubah menjadi kubangan lumpur ketika diguyur hujan, kini mulai diratakan dan dipadatkan.
Bagi masyarakat Bandar Padang, pembenahan tersebut memiliki arti strategis. Jalan bukan sekadar sarana mobilitas, tetapi merupakan urat nadi yang menghubungkan masyarakat dengan pusat pemerintahan, pendidikan, pelayanan kesehatan, sekaligus menjadi jalur penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Dengan kondisi jalan yang semakin baik, waktu tempuh masyarakat menuju pusat kecamatan diharapkan dapat menjadi lebih efisien. Demikian pula distribusi hasil pertanian masyarakat dapat berlangsung lebih lancar, sehingga aktivitas ekonomi warga tidak lagi terlalu terkendala oleh kondisi jalan, terutama pada musim hujan.
Perkembangan pembangunan tersebut sekaligus mencerminkan perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman terhadap pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah nagari dan kejorongan.
Dibawah kepemimpinan Bupati Pasaman, Welly Suhery, pembangunan infrastruktur di daerah terus diarahkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas, termasuk warga yang berada di kawasan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Dukungan di tingkat nagari juga menjadi bagian penting dalam mengawal kebutuhan masyarakat. Wali Nagari Cubadak Barat, Kesrianovi, dinilai memiliki peran strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendasar warga.
Perhatian terhadap pembangunan jalan tersebut juga tidak terlepas dari aspirasi masyarakat yang terus diperjuangkan melalui jalur politik dan kelembagaan. Anggota DPRD Kabupaten Pasaman dari Partai Golkar, Hamdan, turut menjadi salah satu figur yang mendapat perhatian masyarakat dalam upaya memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kepentingan warga.
Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintahan nagari, DPRD, dan masyarakat menjadi modal penting agar pembangunan tidak berhenti pada tahap pekerjaan fisik semata, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sejumlah warga menyambut positif perkembangan pengerjaan jalan tersebut. Mereka berharap proses pembangunan dapat berlangsung lancar hingga selesai dan menghasilkan akses jalan yang lebih aman, kokoh serta nyaman dilalui dalam berbagai kondisi cuaca.
Bagi masyarakat Bandar Padang, jalan yang lebih baik bukan sekadar perubahan pada permukaan tanah. Di balik pembangunan tersebut terdapat harapan akan terbukanya akses yang lebih luas terhadap pelayanan publik, meningkatnya mobilitas ekonomi, serta semakin kuatnya konektivitas antarkawasan.
Pembangunan Jalan Bandar Padang dengan demikian menjadi salah satu gambaran bahwa pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok nagari merupakan bagian penting dari agenda pembangunan Pasaman. Ketika akses jalan semakin terbuka, peluang masyarakat untuk berkembang pun semakin besar
Pekerjaan tersebut dilaksanakan berdasarkan Kontrak Nomor 620/015/SP/BM/DPUPR-PAS/2026, tertanggal 26 Agustus 2026, dengan nilai kontrak sebesar Rp4.793.759.000.
Proyek ini bersumber dari APBD melalui Dana Alokasi Umum (DAU) atau TKD Tambahan, dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan rekonstruksi dipercayakan kepada PT Karya Minang Konstruksi, sedangkan pengawasan pekerjaan dilaksanakan oleh PT Konsulindo Karya Kolabora.
Seorang pemuda yang berada dilokasi mengaku pengawas dari PT pelaksana bernama Putra menjelaskan, pekerjaan tersebut mulai dikerjakan Minggu(27/9/2026),katanya.(H.Eddi Gultom)




