Aceh Darussalam

Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Abdya, HIPELMABDYA Berikan Rapor Hijau

Ist.

Banda Aceh, desernews.com
Himpunan Pelajar Mahasiswa Aceh Barat Daya (HIPELMABDYA) memberikan Rapor Hijau kepada Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P., dan Wakil Bupati Zaman Akli, S.Sos., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja selama satu tahun memimpin Kabupaten Aceh Barat Daya.

Penyerahan Rapor Hijau tersebut dilakukan dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Gunongan Kupi, dan dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Barat Daya bersama jajaran pemerintah daerah. Rapor tersebut diserahkan oleh Ketua HIPELMABDYA, Syahrol Ramadhan, sebagai hasil evaluasi organisasi mahasiswa terhadap implementasi visi, misi, serta program pembangunan pemerintah daerah.

Dalam penyampaiannya, Syahrol Ramadhan menegaskan bahwa penilaian yang diberikan bukan didasarkan pada pertimbangan subjektif, melainkan melalui kajian terhadap dokumen perencanaan pembangunan dan capaian program yang telah direalisasikan selama satu tahun terakhir.

“Rapor Hijau ini adalah pengakuan atas kerja keras normatif yang berorientasi pada hasil nyata. Kami menelisik satu per satu matriks dalam dokumen visi-misi pembangunan daerah, dan angka penyerapan program serta dampaknya terhadap kesejahteraan sosial menunjukkan grafik linear yang positif. Dr. Safaruddin dan Zaman Akli berhasil membuktikan bahwa politik pembangunan yang berkelas bukan sekadar janji manis di atas panggung kampanye, tetapi manifesto kerja nyata yang dirasakan langsung dari hilir hingga ke hulu masyarakat Abdya,” ujar Syahrol.

Menurutnya, berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren yang positif, mulai dari pelaksanaan program prioritas, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, hingga komitmen pemerintah daerah dalam membangun fondasi pembangunan yang berkelanjutan. Atas dasar itulah, HIPELMABDYA menilai kepemimpinan Safaruddin–Zaman Akli layak memperoleh Rapor Hijau.

Meski demikian, Syahrol menegaskan bahwa apresiasi tersebut tidak menghilangkan fungsi kontrol yang selama ini dijalankan mahasiswa. HIPELMABDYA akan tetap menjadi mitra kritis pemerintah dengan memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan Aceh Barat Daya.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safaruddin, menyampaikan apresiasi atas penilaian yang diberikan oleh HIPELMABDYA. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan.

“Alhamdulillah jika demikian. Saya selaku pemerintah terus berharap pemikiran-pemikiran kritis dari mahasiswa Abdya. Kritik, saran, maupun gagasan yang membangun sangat kami butuhkan sebagai bahan evaluasi agar pembangunan daerah dapat berjalan lebih baik dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Safaruddin.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan kalangan mahasiswa sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Forum Group Discussion tersebut berlangsung dalam suasana yang hangat dan interaktif. Selain menjadi momentum penyerahan Rapor Hijau, kegiatan itu juga menjadi wadah diskusi antara pemerintah daerah dan mahasiswa mengenai arah pembangunan Aceh Barat Daya kedepan.

HIPELMABDYA berharap sinergi antara pemerintah dan mahasiswa terus terjalin sehingga pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan, inklusif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.(T. Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close