Aceh Darussalam

Perkuat Layanan Bantuan Hukum, PW ‘Aisyiyah Aceh Melaksanakan Pelatihan Paralegal

Ist.

Banda Aceh, desernews.com
Pimpinan Wilayah Aisyiyah Aceh menyelenggarakan Pelatihan Paralegal sebagai upaya memperkuat kapasitas anggota organisasi dalam bidang bantuan hukum dan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari sejak 10–12 Juli bertempat di Hotel Seventeen Banda Aceh yang dikuti perwakilan peserta dari daerah Kota Langsa, Aceh Barat Daya dan Aceh Besar, perwakilan POSBAKUM Aceh sebanyak 16 peserta dan didanai oleh LAZISMU pusat dan donasi internal PWA Aceh.

Tema dari pelatihan ini adalah Akselerasi Kompetensi Paralegal Posbakum Asyiyah: guna Mengoptimalisasi Akses Keadilan dan Layanan Hukum Inklusif Tahun 2026

Pelatihan ini bertujuan untuk:

-Meningkatkan kapasitas hukum: membekali kader dengan pengetahuan dasar hukum dan keterampilan paralegal.

-Mendorong advokasi perempuan: memberikan ruang bagi perempuan untuk berperan aktif dalam penyelesaian masalah hukum di masyarakat.

-Memperkuat jaringan ‘Aisyiyah: menghubungkan kader dengan lembaga hukum, pemerintah, dan organisasi masyarakat sipil.

Dalam rangka peningkatan skill, paralegal mendapat materi mengenai:

(1) pengantar hukum dan demokrasi
(2) keparalegalan
(3) struktur masyarakat
(4) bantuan hukum dan advokasi
(5) HAM
(6) gender, minoritas, dan kelompok rentan (7) tehnik komunikasi bagi paralegal
(8) prosedur hukum dalam system peradilan di Indonesia
(9) prosedur hukum dalam qanun Jinayat (10) tehnik penyusunan dokumen laporan, pengaduan, dan kronologis
(11) aktualisasi peran paralegal.

Sambutan ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Aceh, Hj. Asraf, SP. M,Si menyampaikan bahwa semangat dari kegiatan ini adalah sebagai amal usaha organisasi. Saat ini di Aceh sudah berdiri POSBAKUM Wilayah Aceh dan POSBAKUM cabang Manggeng-Aceh Barat Daya. Semoga dengan pelatihan ini bisa meningkatkan skill para petugas di posbakum nantinya.

Argumentasi juga turut disampaikan oleh ketua Majelis Hukum dan HAM PP ‘Aisyiyah, Henni Wijayanti, SH, MH. dalam sambutannya menegaskan bahwa paralegal memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam memberikan pendampingan hukum di tingkat akar rumput. Melalui pelatihan ini, kami berharap anggota ‘Aisyiyah mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam memperjuangkan keadilan, khususnya bagi perempuan dan anak,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan penguatan awal untuk mendukung pembentukan POSBAKUM yang sudah berdiri dan proses pendaftaran akreditasi. Setelah kegiatan ini akan ada tahap asistensi dan pendampingan terhadap kerja-kerja posbakum sehingga dapat memberikan layanan terpadu terkait penanganan, perlindungan dan pemulihan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh (T. Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close