Aceh Darussalam

Jabatan Kapolda Aceh ditunjuk Brigjen Pol Ruddi Setiawan, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah Dimutasi Sebagai Perwira Tinggi Polda Aceh

Brigjen Pol Ruddi Setiawan S.IK, SH, MH.

Banda Aceh, desernews.com
Sejak pagi hingga sore tersebar kabar pucuk pimpinan Polda Aceh sudah berganti dari Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah MM kepada Brigjen Pol Ruddi Setiawan S.IK, SH, MH yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri (Kapuslitbang).

Menurut Surat telegram Kapolri yang beredar bernomor ST/1335/VI/KEP/2026, bahwa Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah MM dimutasi sebagai Perwira Tinggi Polda Aceh yang akan menjalani masa pensiun.

Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah MM, adalah sebagai putra Aceh yang di percaya oleh Kapolri untuk menjabat sebagai Kapolda Aceh, banyak hal yang berhasil dalam tugasnya, terutama menjaga stabilitas keamanan yang kondusif, mampu menjalin komunikasi dua arah antara pemerintah daerah (Forkopimda), Sehingga Masyarakat merasa aman dan nyaman.

Sementara itu Kapolda Aceh yang akan menggantikan Irjen pol Drs Marzuki Ali Basyah MM menurut kabar yang santer dibicarakan adalah Brigjen Pol Ruddi Setiawan, S.I.K, SH, MH adakah bukan orang baru yang akan tugas di Aceh, tetapi Beliau pernah bertugas di Polda Aceh sebagai Direktur Reserse Narkoba.

Dengan lamanya bertugas di Polda Aceh, Brigjen Pol Ruddi Setiawan sudah paham karakter keamanan di Aceh. Hal itu disampaikan oleh
Salah seorang tokoh masyarakat Aceh, DR. Nazrul Zaman.

Menurut DR. Nazrul Zaman, Brigjen Pol Ruddi Setiawan tidak asing dengan Aceh, beliau Lahir dan sekolah SD, SMP dan SMA di Kota Cane, bahkan saking cintanya dengan tanah tempat lahir, beliau ikut Paguyuban Masyarakat Kuta Cane di Jakarta.

Lebih lanjut Akademisi USK itu berpesan dan berharap kepada Kapolda Aceh yang baru, Brigjend Pol Ruddi Setiawan untuk tetap melanjutkan program Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah MM yang belum selesai dikerjakan terutama dalam hal penegakan hukum.

“Kita berharap pengusutan korupsi menjadi prioritas utama, kemudian judi online, peredaran dan penggunaan narkoba, ini menjadi harapan utama masyarakat,” ujar pengamat kebijakan publik tersebut.

Perlu menjadi perhatian Kapolda Aceh yang baru adalah tantangan dan rintangan cukup besar kedepan, maka dari itu kita berharap Kapolda dapat menjalankan tugas sesuai fungsinya, sesuai dengan daerah kekhususan Aceh yang menerapkan Syari’at Islam,” pungkasnya.(T. Jamaluddin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close